Kunjungi Banyuwangi, Menko PMK Muhadjir Effendy Sinergikan Kebijakan dengan BPJS Ketenagakerjaan
Reporter
Aunur Rofiq
Editor
Yunan Helmy
09 - Mar - 2024, 01:16
JATIMTIMES - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko PMK) Muhadjir Effendy melakukan kunjungan kerja ke Desa Sukojati, Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi, pada hari Jumat (08/03/2024). Tujuan utama kunjungan ini adalah untuk berdialog dengan masyarakat setempat serta menyaksikan langsung penyaluran bantuan cadangan pangan yang sangat dibutuhkan.
Dalam kunjungannya, Menko PMK Muhadjir Effendy didampingi oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani serta beberapa pejabat terkait dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dan Eneng Siti Hasanah, kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi.
Baca Juga : Satresnarkoba Polres Tulungagung Beri Penyuluhan Pencegahan Narkoba di MAN 1 Tulungagung
Bupati Ipuk menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan menko PMK dan berharap agar beliau juga dapat meluangkan waktu untuk menikmati keindahan dan kelezatan wisata kuliner khas Banyuwangi.
“Saya berharap kunjungan Bapak Menteri tidak hanya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, tetapi juga membawa dampak positif yang nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Banyuwangi. Dan kami juga mengundang Bapak Menteri untuk menikmati keindahan serta kelezatan wisata kuliner khas Banyuwangi sebagai bentuk penghargaan atas perhatiannya terhadap kami,” kata Ipuk.
Salah satu momen penting dalam kunjungan ini adalah pemberian bantuan santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris yang hadir. Dalam kesempatan ini, Eneng Siti Hasanah menyatakan bahwa BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja dan keluarganya.
"BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk memberikan perlindungan yang memadai kepada seluruh pekerja dan keluarganya. Dengan perlindungan ini, diharapkan pekerja tidak lagi merasa cemas dalam menjalankan tugasnya. Kami akan terus berupaya untuk menyejahterakan seluruh pekerja di Banyuwangi dan memastikan bahwa setiap bantuan yang diberikan tepat sasaran,” tegas Eneng.
Menko PMK, dalam sambutannya, menekankan pentingnya memastikan bantuan sosial tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan. "Kita ingin memastikan bahwa mereka yang membutuhkan bantuan memperolehnya dengan tepat, namun bagi yang masih mampu bekerja, kami akan mendorong mereka untuk mandiri dan mencari rezeki," ungkap Muhadjir Effendy.
Baca Juga : Simak Harga Kebutuhan Pokok di Tulungagung Jelang Ramadan, Harga Daging Ayam Naik
Dalam konteks penurunan jumlah kemiskinan ekstrim di Indonesia, khususnya di Banyuwangi, Menko PMK berharap bahwa kegiatan seperti ini dapat membantu mencapai tujuan tersebut.
"Kolaborasi dengan instansi seperti BPJS Ketenagakerjaan sangat penting dalam upaya ini, karena mereka turut berperan dalam memberikan perlindungan kepada pekerja dan keluarganya. Kami berharap bahwa kegiatan seperti ini dapat membantu mengurangi tingkat kemiskinan ekstrim di Banyuwangi dan seluruh Indonesia, serta membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat," tegas Muhadjir.
