Petugas Rutan Situbondo Gagalkan Penyelundupan Agar-Agar Berbahan Pil Koplo

29 - Feb - 2024, 02:48

Petugas Rutan Sitjbondo saat mengamankan pelaku GL beserta barang bukti agar-agar berbahan ribuan pil koplo, Rabu (28/2/2024). (Wisnu Bangun Saputro/ JATIMTIMES)


JATIMTIMES -  Petugas Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Situbondo berhasil menggagalkan percobaan penyelundupan dengan modus baru, Rabu (28/2/2024). Terungkapnya percobaan penyelundupan tersebut bermula saat petugas penggeledahan barang kunjungan mencurigai seorang pengunjung yang memaksa masuk padahal sempat tidak diperbolehkan.

Pengunjung yang berinisial GL tersebut berkunjung bukan dengan tangan kosong, melainkan membawa sebuah paket makanan yang dibungkus kotak styrofoam putih yang hendak ditujukan kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP) Dio dan AR.

Baca Juga : Jalin Kerjasama dengan SMK, FT Unisma Kenalkan Inovasi Alat Pengubah Sampah Plastik Jadi BBM

Saat petugas memeriksa paket makanan yang ternyata adalah agar-agar, GL mulai menunjukkan gelagat mencurigakan sehingga petugas langsung mencoba sedikit agar-agar tersebut. Saat dicoba, agar-agar yang harusnya rasanya manis, malah memiliki rasa pahit seperti obat.

Karena kecurigaan tersebut, petugas langsung menggiring pengunjung GL masuk ke ruangan KPR untuk diamankan. Sedangkan petugas lain langsung melapor kepada Karutan Rudi Kristiawan.

Mendengar informasi tersebut Karutan Rudi Kristiawan langsung menghubungi dan berkoordinasi dengan Kapolres Situbondo AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto  untuk melaporkan kejadian tersebut dan menindaklanjutinya serta memproses sesuai hukum yang berlaku.

Kapolres Situbondo langsung merespons dengan cepat laporan karutan serta langsung mengirimkan  anggota resnarkoba untuk olah TKP dan melakukan penyelidikan bekerja sama dengan petugas Rutan Situbondo guna mengungkap kasus ini.

"Terima kasih atas laporannya karutan Situbond. Saya rasa ini bentuk sinergitas yang baik. Selanjutnya kami akan proses laporan ini sesuai hukum yang berlaku dengan cepat," ujar AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto.

Pihak kepolisian didamping Pihak Rutan Situbondo langsung menginterogasi WBP inisial Dio dan AR. Dari pengakuan mereka didapat informasi bahwa otak dari penyelundupan ini adalah WBP inisial ABF yang ditahan karema kasus narkoba dan mendekam di kamar 4 sekarang ini.

Menurut keterangan ABF, dalam agar-agar tersebut ada 2.000 butir pil koplo yang sudah dihaluskan dan dilarutkan dalam agar-agar tersebut dan rencana akan dijual ke dalam Rutan Situbondo.

“Sengaja kami coba dengan cara baru ini karena dengan cara biasa susah untuk menembus petugas yang sangat ketat pemeriksaannya,” ungkap ABF. 

Baca Juga : Pembunuh Kabiro Media Online di Jombang Divonis 18 Tahun Penjara

Setelah dilakukan pengembangan oleh petugas lagi  muncul beberapa nama yang berkaitan dengan penyelundupan tersebut, yaitu ABF dan Dd.

Rudi Kristiawan selaku karutan Situbondo menyampaikan bahwa agar-agar ini merupakan modus baru yang digunakan pelaku dalam mengelabuhi petugas.

“Sudah sering kita dengar bahwa petugas lapas dan rutan menggagalkan penyelundupan narkoba dan obat-obatan terlarang dengan berbagai cara. Mulai dilempar, diselipkan dalam tubuh pengunjung, dimasukkan dalam buah, tahu, roti dan makanan lainnya. Untuk kali ini dicoba dilarutkan dalam agar-agar. Dan kejadian ini sudah kita laporkan kepada pihak yang berwajib, mari kita tunggu saja hasilnya bagaimana dari Polres Situbondo,” jelas Rudi.

Selain itu, Karutan Rudi menegaskan bahwa Kementerian Hukum dan HAM RI melalui direktur jenderal pemasyarakatan  berkomitmen keras untuk memerangi HP,  pungli dan narkoba dalam rutan dengan melakukan 3 kunci pemasyarakatan maju.

"Tiga kunci tersebut yakni deteksi dini, berantas narkoba, sinergitas dan back to basic pemasyarakatan. Deteksi dini terus dilakukan guna menekan penyalahgunaan narkoba dalam lapas atau rutan oleh oknum WBP yang tidak bertanggung jawab," tegasnya.

Mendengar laporan kejadian di Rutan Situbondo, Heni Yuwono selaku kakanwil Kemenkumham Jawa Timur mengapresiasi jajarannya dalam memerangi narkoba. “Terima kasih karutan Situbondo beserta jajaran atas penggagalan penyelundupan pil koplo hari ini. Tingkatkan deteksi dini dan jaga Rutan Situbondo supaya tetap aman dan kondusif,” ucap Heni.


Topik

Hukum dan Kriminalitas, Rutan Situbondo, penyelundupan narkoba, pil koplo, agar-agar isi pil koplo,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette