Bawa Rokok Ilegal, Sebuah Bus Dicegat saat Hendak Masuk Tol Singosari

Reporter

Riski Wijaya

Editor

Yunan Helmy

22 - Feb - 2024, 01:52

Petugas saat memberhentikan bus yang membawa rokok ilegal.(Foto: Istimewa).


JATIMTIMES - Sebuah bus dengan trayek Trenggalek-Banyuwangi terpaksa harus berurusan dengan aparat penegak hukum. Hal itu lantaran bus tersebut kedapatan membawa ratusan ribu rokok tanpa dilengkapi pita cukai atau ilegal. 

Bus tersebut diberhentikan oleh petugas dari Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) tipe Madya Cukai Malang pada Rabu (21/2/2024) dini hari.

Baca Juga : Sopir Mobil Pikap Diduga Mabuk, Jadi Penyebab Kecelakaan Beruntun di Kota Blitar

Sebelumnya, KPPBC Malang telah menerima laporan terkait adanya upaya pengiriman rokok ilegal melalui bus. Hal itu pun lantas ditindaklanjuti dengan patroli darat. 

"Hal tersebut dilakukan dalam serangkaian penindakan sejak Selasa sampai dengan Rabu, 20-21 Februari 2024 pukul 17.15 s.d. 01.00," ujar Kepala KPPBC Tipe Madya Malang Gunawan Tri Wibowo. 

Melalui pernyataan resminya, Gunawan mengatakan bahwa dalam patroli tersebut, petugasnya melakukan penysusuran sejak wilayah Gadang hingga Arjosari Kota Malang. 

Sejumlah rokok tanpa cukai yang diamankan petugas.(Foto: Istimewa).

"Didapati bus tersebut melintas di Karanglo. Tim melakukan penghentian di pintu tol Singosari, Karanglo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang," terang Gunawan.

Setelah menghentikan bus tersebut, petugas lantas melakukan pemeriksaan. Hingga akhirnya petugas menemukan 30 koli rokok ilegal jenis sigaret kretek mesin (SKM) berbagai merek tanoa dilekati pita cukai dalam kemasannya. 

"Tercatat ada sebanyak 23.980 bungkus rokok yang dikemas dalam banyak kardus. Dan disimpan di dalam bagasi bus," imbuh Gunawan. 

Baca Juga : KPU Kota Malang Kaji Rekomendasi Bawaslu Soal Coblosan Ulang

Jika ditotal, ada sebanyak 479.600 batang rokok ilegal atau tanpa dilengkapi pita cukai. Gunawan mengatakan, jika dihitung, nilai ratusan ribu batang rokok tersebut mencapai Rp 661.885.000. Kerugian negara ditaksir mencapai Rp 357.781.600.

"Selanjutnya tim membawa seluruh barang hasil penindakan ke KPPBC TMC Malang untuk 
dilakukan proses pemeriksaan lebih lanjut," pungkasnya. 


Topik

Peristiwa, Rokok ilegal, Bea Cukai Malang, gagalkan peredaran rokok ilegal, Malang,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette