Bawaslu Kabupaten Blitar Temukan 6.777 Surat Suara Pemilu 2024 Rusak, DPR RI Terbanyak
Reporter
Aunur Rofiq
Editor
Yunan Helmy
19 - Jan - 2024, 01:34
JATIMTIMES - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Blitar mengumumkan temuan mengejutkan dalam pengawasan Pemilu 2024. Sebanyak 6.777 surat suara ditemukan rusak, dengan jumlah terbanyak berasal dari surat suara DPR RI.
Data ini dihasilkan dari pengawasan langsung dan melekat yang dilakukan Bawaslu Kabupaten Blitar sejak tahapan penyortiran dan pelipatan surat suara dimulai pada 16 Desember 2023 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blitar.
Baca Juga : BPJS Kesehatan Imbau Masyarakat Tidak Panik saat Kepesertaannya Non-Aktif
Ketua Bawaslu Kabupaten Blitar Nur Ida Fitria, menjelaskan bahwa personel Bawaslu diterjunkan sesuai dengan jadwal shift tenaga sortir lipat di KPU Kabupaten Blitar dan Bulog. Dari hasil pengawasan di lapangan, terdapat 6.777 surat suara rusak dari total 977.521 surat suara yang diterima.
“Dari data pengawas di lapangan, ditemukan total 6.777 surat suara rusak dari 977.521 surat suara yang diterima,” jelas Ida, Jumat (18/1/2024).
Jenis surat suara rusak dapat dikategorikan menjadi lima dengan jumlah terbanyak ditemukan pada surat suara DPR RI sebanyak 2.516 lembar. Proses sortir lipat surat suara berakhir pada 16 Januari 2024, dan sesuai dengan imbauan Bawaslu, KPU Kabupaten Blitar akan meminta penggantian surat suara yang rusak ke percetakan, sementara surat suara rusak akan dimusnahkan.
“Dari data tersebut, paling banyak surat suara rusak pada lembar DPR RI,” imbuh Ida.
Pada Pemilu 2024, Kabupaten Blitar memiliki jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 956.873 orang, dengan total tempat pemungutan suara (TPS) sebanyak 3.536.
Baca Juga : Viral, Sekelompok Pemuda Diduga Mabuk di Sumawe Terlibat Keributan usai Nonton Bantengan
Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia Organisasi Diklat dan Pelatihan Baswaslu Kabupaten Blitar Narsulin, ll menegaskan bahwa KPU Kabupaten Blitar telah menyiapkan cadangan surat suara 2% per TPS untuk memenuhi kebutuhan logistik.
“Agenda berikutnya melibatkan tahapan distribusi logistik Pemilu 2024, di mana Bawaslu akan terus melakukan pengawasan langsung dan melekat pada setiap tahapan untuk memastikan kelancaran proses Pemilu di Kabupaten Blitar,” pungkas Narsulin.
