Lima Hari Lost Contact, Nelayan di Situbondo Dilaporkan Hilang Oleh Istrinya

Editor

A Yahya

22 - Dec - 2023, 05:31

Koordinasi Tim Gabungan menindaklanjuti laporan nelayan Jangkar, lima hari hilang atau lost contact, Jumat ( 22/12/2023). (Wisnu Bangun Saputro/ JatimTIMES)


JATIMTIMES - Sumahwi, Seorang nelayan asal Desa Jangkar, Kabupaten Situbondo dilaporkan hilang oleh Misja, istrinya. Dia melaporkan ke Anggota Satpolairud dan TNI AL Pelabuhan Jangkar, Kabupaten Situbondo, Kamis (21/12/2023) karena tak kunjung pulang setelah 5 hari pamit mancing di Laut.

Berdasarkan hasil Asesmen Tim Gabungan, BPBD Situbondo, TNI AL  jangkar, Satpolairud dan Tagana Dinsos Kabupaten Situbondo diketahui bahwa Sumahwi berangkat memancing pada tanggal 18 Desember 2023 dari pesisir Jangkar seorang sendiri tanpa membawa hp dengan menggunakan perahu pancingan jenis payangan dengan tujuan mencari ikan disekitar pulau Sapudi Kabupaten Sumenep, Pulau Madura, waktu tempuh yang biasanya setiap 3 hari kerja /mencari ikan sudah pulang namun sampai saat ini, Jumat (22/12/2023), belum pulang.

Baca Juga : Apresiasi Desa Prestasi, Pemkab Situbondo Beri Reward Bantuan Keuangan

Anak korban, Saiful mengaku sempat bertemu dengan korban di tengah laut, pada tanggal 19 Desember 2023. Korban bahkan sempat meminta umpan untuk memancing kepada saiful dan berpesan akan pulang esok harinya. 

"Sempat ketemu di tengah, minta umpan ke saya, bilangnya subuh sudah pulang ke rumah, namun sampai sekarang belum pulang," ujar Saiful saat dikonfirmasi. 

Merasa khawatir, karena korban belum juga pulang, saiful melakukan pencarian menggunakan perahu fiber miliknya sendiri, namun sayangnya pencariannya tidak membuahkan hasil. 

Tidak ada kabar maupun kejelasan keberadaannya korban, membuat istri korban Misja melaporkan hal tersebut kepada BAKAMLA RI di Jangkar, mendapatkan laporan tersebut Bakamla langsung berkoordinasi dengan Tim Gabungan Reaksi Cepat (TRC) Kabupaten Situbondo guna melakukan Asesmen.

Salah satu Anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinsos Kab Situbondo, Kasiyono mengungkapkan usai mendapatkan laporan, kami langsung mendatangi rumah korban untuk mencari data kemudian berkoordinasi dengan Basarnas Pos Sumenep , Satpolair dan Tim SAR Kab. Sumenep. 

Baca Juga : Jika Terjadi Puncak Kemacetan di Kota Batu, Jalur Ir Soekarno Terapkan Satu Arah

"Sementara kami masih berkoordinasi untuk memutuskan melakukan pencarian posisi korban dimana, karena wilayah perairan masuk wilayah Kabupaten Sumenep maka kami koordinasi dengan petugas di sana," ungkap Kasiyono melalui sambungan telepon, Jumat (22/12/2023).

Selain itu, Kasiyono juga mengabarkan jika Sampai saat ini korban masih belum di ketemukan. "Belum ditemukan masih mas, kita koordinasi masih, jika hingga besok tidak ada kejelasan keberadaan, kami akan lakukan pencarian bersama Basarnas," Pungkasnya. 


Topik

Peristiwa, Situbondo, nelayan Situbondo, kabupaten Situbondo , nelayan hilang,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette