Besok Malam, Hadiri Malang Bersholawat Bersama Habib Novel Alaydrus di NK Cafe
Reporter
Binti Nikmatur
Editor
Yunan Helmy
14 - Dec - 2023, 12:26
JATIMTIMES - Besok atau Kamis (14/12/2023) malam, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Malang bersama JatimTIMES menggelar pengajian akhir tahun. Acara yang diadakan secara gratis dan terbuka untuk umum tersebut dimulai pukul 19.00 WIB di halaman NCastil NK Cafe, Jalan Kasin, Ampeldento, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang.
Pengajian bertajuk "Kabupaten Malang Bersholawat Menuju Malang Makmur" ini masuk dalam serangkaian Hari Jadi Ke-1263 Kabupaten Malang. Tak hanya itu, agenda tersebut juga sekaligus ditujukan untuk merealisasikan program gempur rokok ilegal.
Baca Juga : Burung hingga Gunung pun Ikut Bertasbih Mendengar Suara Sosok Ini, Siapakah Dia?
Oleh karenanya, pengajian spesial akhir tahun ini akan dihadirkan Majlis Maulid Wat Ta'lim Riyadlul Jannah Pusat untuk bersalawat bersama. Tak hanya itu. Ulama asal Kota Solo Al Habib Novel bin Muhammad Alaydrus yang juga pengasuh Majelis Ar-Raudhah Solo akan hadir sebagai mubalig.
Ketua panitia Malang Bersholawat Muslimin menjelaskan kesiapan acara sudah hampir 100 persen. Ditargetkan ada ribuan jemaah yang bakal menghadiri Malang Bersholawat akhir tahun ini. "Kita berharap tidak ada kendala yang berarti. Mohon doanya agar semuanya lancar, agar masyarakat yang hadir juga bisa nyaman untuk ikut bersalawat untuk keamanan, kedamaian, ketenteraman dan kemakmuran Kabupaten Malang," ucapnya.
Untuk tempat parkir sendiri, Muslimin menyebut jemaah bisa memarkir kendaraannya di dekat pintu masuk area NK Cafe. Nantinya petugas keamanan akan mengarahkan jemaah untuk memarkir kendaraan roda dua maupun roda empat di dekat pintu masuk area NK Cafe.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kepala Satpol PP Kabupaten Malang Firmando H. Matondang mengatakan berdasarkan hasil survei di Kabupaten Malang, agenda keagamaan menjadi salah satu acara yang dapat menghadirkan banyak massa. Sehingga diharapkan melalui agenda pengajian dan salawat tersebut juga bisa dijadikan sebagai sarana dalam menyosialisasikan pencegahan peredaran rokok ilegal.
"Agenda bersalawat ini merupakan media untuk ikut bersosialisasi melalui jemaah. Jadi bersama kelompok masyarakat di keagaman, kita bisa bersama-sama gempur rokok ilegal," ungkap Firmando.
Sesuai petunjuk teknis pelaksanaan anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Kabupaten Malang, dijelaskan Firmando, sosialisasi gempur rokok ilegal masuk dalam upaya penegakan hukum. Sedangkan agenda keagamaan seperti bersalawat tersebut dinilai efektif dalam rangka memasifkan gerakan gempur rokok ilegal.
Baca Juga : Kondisi Menyedihkan di Gaza: Para Dokter Kelaparan Penyelamatan Korban Terhambat
"Selain melaksanakan amanat pelaksanaan anggaran DBHCHT, dari agenda bersalawat ini, kita juga membangun rasa kekeluargaan dan kebersamaan. Melalui salawat, nantinya sosialisasi bisa lebih dekat sehingga tujuannya bisa tercapai, termasuk dalam rangka gempur rokok ilegal. Melalui forum keagamaan ini kan bisa lebih halus, lebih soft pelaksanaannya," imbuhnya.
Agenda bersalawat tersebut, lanjut Firmando, dibuka untuk umum. Sehingga diharapkan agenda sosialisasi gempur rokok ilegal bisa menjangkau masyarakat secara lebih luas.
"Tidak menutup kemungkinan di forum-forum keagamaan juga menjadi sasaran peredaran rokok ilegal, karena mungkin masyarakat belum tahu sehingga mencari yang lebih murah. Bahkan, mungkin sekarang (rokok ilegal) sangat mudah untuk didapatkan. Apalagi yang jelas, rokok ilegal itu lebih murah," tukasnya.
