Satu Anak Selamat dari Sekeluarga Diduga Tewas Bunuh Diri Bakal Dirawat Kakek
Reporter
Tubagus Achmad
Editor
A Yahya
13 - Dec - 2023, 03:25
JATIMTIMES - Satu anggota keluarga selamat dari peristiwa tewasnya satu keluarga di wilayah Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, bakal dirawat kakek dan neneknya. Anggota keluarga yang selamat berinsial K (12) yang merupakan saudara kembar dari korban R (12) bakal dirawat orang tua Wahab (44) dan Sulikha (40), Yatiran.
"Nanti anaknya (yang masih hidup) ikut saya. Kondisi anaknya baik dan sekarang sudah sama mbah utinya (nenek)," ujar Yatiran, Selasa (12/12/2023).
Baca Juga : Empat Kamera ETLE Sudah Terpasang di Simpang Sabilillah Kota Malang
Pihaknya pun mengungkapkan, bahwa anak dari Wahab dan Sulikha yang saat ini masih hidup merupakan seorang anak yang tegar di tengah kondisi berkabung di dalam keluarganya.
Menurutnya, sebelum adanya peristiwa tewasnya satu keluarga tersebut, tidak terdapat permasalahan yang parah. "Anaknya tatak (tegar) tidak menangis. Tidak ada kabar apa-apa sebelum kejadian. Saya kira keluarganya harmonis, tidak ada masalah apa-apa," ujar Yatiran.
Sementara itu, setelah tewasnya satu keluarga tersebut pada Selasa (12/12/2023) sekitar pukul 08.15 WIB, anak korban yang tersisa berinisial K mendapatkan pendampingan intensif dari Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Malang.
Tim gabungan yang terdiri dari petugas kesehatan dan Unit PPA Satreskrim Polres Malang juga melajukan pengecekan kesehatan kepada K. Pasalnya, di Tempat Kejadian Perkara (TKP) ditemukan beberapa gelas yang diduga digunakan untuk tempat obat nyamuk.
"(K) sudah dicek kesehatannya dan tidak apa-apa, normal, tidak minum. Ada gelas, tapi ketika warga ke sana (rumah korban), gelasnya sudah kosong," ujar Dodik yang merupakan saudara sepupu korban.
Seperti diberitakan sebelumnya, korban yang ditemukan tewas merupakan pasangan suami istri bernama Wahab (44) dan Sulikhah (40), serta satu anak perempuan berinisial R (12).
Baca Juga : Ini Dia 5 Kota Terbaik di Dunia untuk Dijadikan Tempat Tinggal
Satu anak kembaran dari R yang dikabarkan selamat diketahui berinisial K. Saat kejadian, anak perempuan berusia 12 tahun tersebut ditemukan masih hidup di kamar berbeda dari kamar ketiga korban.
Kejadian tersebut baru diketahui warga saat K berlarian keluar rumah sembari berteriak minta tolong kepada warga, Selasa (12/12/2023) sekitar pukul 08.15 WIB. Tetangga yang mendengarkan teriakan tersebut bergegas mendatangi rumah K beserta keluarganya.
Ketika itulah, warga menemukan istri dan satu orang anaknya telah tewas dengan kondisi sang ibu mulutnya berbusa dan mulut anaknya berwarna kebiruan. Sementara itu, sang suami ditemukan masih hidup dalam kondisi sekarat dengan pergelangan tangan berlumuran darah karena luka sayatan yang kemudian meninggal dunia.
