Rekayasa Lalu-Lintas di Buk Gluduk Kota Malang Mulai Uji Coba, Lancar Nggak Lur?
Reporter
Riski Wijaya
Editor
Nurlayla Ratri
25 - Aug - 2023, 08:18
JATIMTIMES - Rekayasa lalu-lintas di sekitar Jalan Panglima Sudirman atau di kawasan yang lebih dikenal sebagai Buk Gluduk resmi dilakukan sejak Jumat (25/8/2023). Penerapan rekayasa lalu-lintas itu dilakukan sejak pagi, dan langsung dipantau oleh Wali Kota Malang Sutiaji.
Rekayasa lalu-lintas tersebut dilakukan dengan memberlakukan beberapa perubahan arus kendaraan. Yang pertama dari arah Jl. Gatot Subroto atau dari arah selatan tidak diperboolehkan berbelok ke arah kanan atau timur menuju Jl. Untung Suropati Utara.
Baca Juga : Suka Mengerjakan Tugas Mepet Deadline? Begini Cara Mengatasinya

Begitu juga untuk yang dari arah utara atau dari Jl. Panglima Sudirman tidak boleh berbelok ke kiri ke arah Jl. Untung Suropati Utara. Aturan tersebut dikecualikan bagi kendaraan militer. Mengingat kawasan tersebut adalah kawasan militer.
"Yang terdampak ini teman-teman militer karena ini di kawasan militer, maka di sini ada pengecualian untuk belok kanan langsung itu kendaraan militer. Karena ini arus keluar-masuknya militer, di sini juga termasuk ada perumahan militer juga. Ini proses sehingga harapannya masyarakat sadar dan saya yakin masyarakat mulai paham terkait rekayasa (lalu-lintas)," jelas Sutiaji, Jumat (25/8/2023).
Sutiaji mengatakan, untuk mengetahui efektivitas rekayasa tersebut, uji coba akan dilakukan selama beberapa minggu ke depan. Sebab sebenarnya untuk mengurai kemacetan di Kota Malang, ada beberapa hal lain yang dapat dilakukan. Namun, harus terbatas dengan kebutuhan pembiayaan.
"Kota ini problem nya kemacetan ada beberapa cara untuk mengatasi yang ekstrem itu butuh pelebaran jalan dan sebagainya. Dan itu juga butuh cost yang tinggi. Maka di samping menunggu itu, kita lakukan manajemen rekayasa. Manajemen rekayasa ini tentu tidak bisa permanen, belum tentu volume kendaraan bisa berkurang atau bertambah," terang Sutiaji.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Widjaja Saleh Putra mengatakan, pada tahap awal ini uji coba rekayasa lalu-lintas tersebut akan dievaluasi selama dua minggu ke depan. Untuk itu pihaknya belum dapat memperkirakan seberapa besar rekayasa lalu-lintas itu berdampak mengurangi kemacetan.
"Ini untuk mengurangi volume kemacetan arus lalin. Kita coba kalau ada yang dikurangi atau ditambah kita lakukan. Nanti kita hitung, yang lebih paham dari tenaga ahli dari akademi. Perkiraan? Harus lihat data dulu," ujar pria yang akrab disapa Jaya ini.
Rekayasa lalu-lintas tersebut dimaksudkan untuk mengurangi kepadatan arus lalin di kawasan Buk Gluduk. Dimana biasanya, akibat kendaraan yang berbelok di persimpangan Buk Gluduk dan Jl. Untung Suropati Utara, membuat kendaraan menumpuk dan mengakibatkan kemacetan.
Baca Juga : Rute Karnaval Kota Malang Sabtu 26 Agustus 2023, Agar Tak Kena Macet Simak Rekayasa Lalinnya!
Apalagi kepadatan lalu-lintas di ruas jalan tersebut terbilang cukup tinggi. Ditambah lagi jalan yang berstatus jalan nasional itu menjadi salah satu jalan tumpuan bagi kendaraan dengan muatan bertonase besar.
Sehinga kemacetan yang terjadi juga karena kendaraan truk yang melintas hanya bisa melaju dengan kecepatan yang relatif rendah. Dan tak jarang harus menunggu kendaraan berukuran kecil melintas di persimpangan.
