Jelang Idul Adha, Pemkot Batu Minta Distributor Tambah Stok LPG 3 Kg Agar Aman

24 - Jun - 2023, 10:32

Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai saat mengecek kebutuhan masyarakat yakni LPG 3 Kg di Kota Batu beberapa saat lalu. (Foto: Irsya Richa/ MalangTIMES)


JATIMTIMES - Jelang Idul Adha 1444 H pada 29 Juni 2023 mendatang, Pemkot Batu memastikan stok LPG 3 kilogram di Kota Batu aman. Pemkot Batu telah meminta kepada distributor untuk menambah stok LPG 3 Kilogram.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (Diskumdag) Kota Batu, Eko Suhartono mengatakan, kondisi terakhir untuk stok LPG 3 Kg masih aman dan tidak ada kenaikan harga. Namun demikian, mengantisipasi Idul Adha dan libur panjang telah melakukan upaya pengecekan di distributor untuk menambah stok LPG 3 Kg.

Baca Juga : Antisipasi Kelangkaan, Pemkot Batu Bentuk Tim Koordinasi Pendistribusian LPG 3 Kg

“Kami sudah melakukan monitoring terkait kebutuhan LPG 3 Kg di Kota Batu. Alhamdulillah aman, sudah tidak ada kelangkaan,” ungkap Eko, Sabtu (24/6/2023).

Eko pun memastikan saat libur Idul Adha kebutuhan LPG 3 Kg juga aman. Sebab Eko telah meminta untuk penambahan stok, melihat libur Idul Adah cukup panjang yakni lima hari mulai 28 Juni-1 Juli 2023.

“Menjelang Idul Adha dan libur cuti bersama, kami telah melakukan upaya komunikasi ke distributor untuk menambah stok LPG 3 Kg,” imbuh Eko.

Pengalaman libur Idul Fitri lalu, lanjut Eko, mengingat semua distributor libur dan tingginya permintaan LPG 3 Kg, sempat terjadi kelangkaan. Untuk itu, sebagai langkah antisipasi, dengan keluarnya surat keputusan tersebut, akan lebih mengantisipasi jumlah stok atau persediaan LPG 3 Kg, sesuai dengan permintaan konsumen selama libur Idul Adha.

Baca Juga : Ini Pesan Praktisi Internet Marketing Alfi Yusrian bagi Para Pelaku UMKM  di Era Digital

“Tingginya wisatawan, penuhnya tempat-tempat kuliner selama liburan terjadi adanya peningkatkan permintaan LPG 3 Kg,” lanjut Eko.


Topik

Peristiwa, LPG, stok lpg, kota batu, kelangkaan lpg, idul adha,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette