Saat Rasulullah SAW Ditanya Kaum Quraisy Tentang Kapan Datangnya Kiamat

14 - Jun - 2023, 04:03

Ilustrasi kiamat (pixabay)


JATIMTIMES - Orang-orang Quraisy Makkah satu ketika pernah bertanya kepada Nabi Muhammad SAW. Pertanyaan kaum musyrik itu adalah terkait kapan terjadinya kiamat. Wahyu dari Allah kemudian turun kepada Rasulullah SAW. 

Diolah dari Kalam Sindonews, munculnya pertanyaan dari kaum Quraisy tersebut, lantaran anggapan mereka bahwa hari akhir itu tak akan pernah terjadi. Bahkan, hal itu dianggap sebagai berita bohong oleh mereka. 

Baca Juga : Lomba Hadrah dan Azan Warnai HUT Ke-77 Bhayangkara di Mapolres Tulungagung

Dalam Al-Qur'an surat Asy Syura ayat 18, Allah mengambarkan pikiran mereka, "Orang-orang yang tidak percaya adanya hari Kiamat meminta agar hari itu segera terjadi, dan orang-orang yang beriman merasa takut kepadanya dan mereka yakin bahwa Kiamat itu adalah benar (akan terjadi). Ketahuilah bahwa sesungguhnya orang-orang yang membantah tentang terjadinya Kiamat itu benar-benar telah tersesat jauh".

Rasulullah SAW pun diperintahkan menjawab pertanyaan yang berisi makna keingkaran kepadanya tersebut dengan bijaksana. 
 
Lantas Rasulullah SAW menjawab, bahwa persoalan kapan datangnya hari kiamat bukan merupakan persoalan manusia dan pula persoalan nabi, namun kehendak dan kuasa dari Allah SWT. Rasulullah SAW menegaskan, hanya Allah SWT yang mengetahui kapan datangnya hari akhir dan bagaimana peristiwa tersebut terjadi. 

Nabi hanya mendapatkan tugas dari Allah SWT untuk memberikan peringatan dan menjelaskan tentang kepastian dan kedahsyatan hari kiamat yang akan terjadi.

Mendengar itu, Kaum Quraisy memancing jawaban Rasulullah SAW. Mereka bermaksud untuk mencemooh dan mendustakan jawaban Rasulullah SAW. Sementara, kaum muslimin tentunya menyerahkan dan memasrahkan urusan tersebut kepada Allah SWT. 

Ayat Al-Qur'an Al A'raf ayat 187, menjelaskan tentang kaum Quraisy yang bertanya tentang kapan datangnya hari kiamat. Artinya: "Mereka menanyakan kepadamu (Muhammad) tentang Kiamat, "Kapan terjadi?" Katakanlah, "Sesungguhnya pengetahuan tentang Kiamat itu ada pada Tuhanku; tidak ada (seorang pun) yang dapat menjelaskan waktu terjadinya selain Dia. (Kiamat) itu sangat berat (huru-haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi, tidak akan datang kepadamu kecuali secara tiba-tiba." Mereka bertanya kepadamu seakan-akan engkau mengetahuinya. Katakanlah (Muhammad), "Sesungguhnya pengetahuan tentang (hari Kiamat) ada pada Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui." (QS Al-A'raf Ayat 187) 

Sebagai umat muslim, tentunya dilarang untuk mempercayai adanya ramalan-ramalan yang seakan mengetahui kapan datangnya hari kiamat. Hal ini sangatlah dilarang, sebab sama halnya mengingkari Allah SWT. 

Kiamat akan terjadi tiba-tiba sehingga banyak orang yang lalai. Sementara, mereka umat yang sibuk dengan amal kebajikan dan ibadah, akan menjadi orang yang beruntung saat hari akhir.

Dalam kisah pada Kitab Shahih Muslim dari Abu Hurairah RA, dan juga riwayat Umar bin Khattab RA, Nabi Muhammad SAW pernah ditanya tentang Hari Kiamat oleh Malaikat Jibril yang menyamar jadi manusia. 
 
"Pada suatu hari, Rasulullah SAW muncul di antara kaum muslimin. Lalu datang seorang laki-laki dan bertanya: "Wahai Rasulullah, apakah Iman itu?" Rasulullah menjawab: "Engkau beriman kepada Allah, Malaikat-malaikat-Nya, Kitab-kitab-Nya, pertemuan dengan-Nya, Rasul-rasul-Nya dan hari berbangkit (hari Akhir)." 

Baca Juga : Status Pandemi Covid-19 di Indonesia Segera Dicabut Jokowi

Orang itu bertanya lagi: "Wahai Rasulullah, apakah Islam itu?" Rasulullah menjawab: "Islam adalah engkau beribadah kepada Allah dan tidak menyekutukan-Nya dengan apa pun, mendirikan sholat fardhu, menunaikan zakat wajib dan berpuasa di bulan Ramadhan." 

Orang itu kembali bertanya: "Wahai Rasulullah, apakah Ihsan itu?" Rasulullah menjawab: "Engkau beribadah kepada Allah seolah-olah engkau melihat-Nya. Dan jika engkau tidak melihat-Nya, maka sesungguhnya Dia selalu melihatmu." Orang itu bertanya lagi: "Wahai Rasulullah, kapankah hari Kiamat itu?" 

Rasulullah menjawab: "Orang yang ditanya mengenai masalah ini tidak lebih tahu dari orang yang bertanya. Tetapi akan aku ceritakan tanda-tandanya: (1) Apabila budak perempuan melahirkan anak tuannya, maka itulah satu di antara tandanya. (2) Apabila orang yang miskin menjadi pemimpin manusia, maka itu tarmasuk di antara tandanya. (3) Apabila para penggembala domba saling bermegah-megahan dengan gedung. Itulah sebagian dari tanda-tandanya yang lima, yang hanya diketahui oleh Allah." 

Kemudian Rasulullah SAW membaca firman Allah dari Al-Qur'an surat Luqman ayat 34, "Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat ; dan Dia-lah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana ia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal." (QS. Luqman Ayat 34).

Setelah orang itu pun pergi, dari Hadits riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda: "Panggillah ia kembali!" Para sahabat beranjak hendak memanggilnya, tetapi mereka tidak melihat seorang pun. Kemudian Rasulullah SAW bersabda: "Ia adalah Jibril, datang untuk mengajarkan kalian tentang agama kalian".


Topik

Agama, Kiamat, hari kiamat, akhir jaman, nabi muhammad,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette