Bangkit Paska Pandemi, Disparbud Kabupaten Malang Kembangkan Penginapan di Destinasi Wisata
Reporter
Ashaq Lupito
Editor
Nurlayla Ratri
26 - May - 2023, 02:11
JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) bakal menambah ketersediaan penginapan di destinasi wisata. Hal itu dilakukan sebagai upaya pemerintah untuk bangkit paska pandemi Covid-19.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kabupaten Malang, Purwoto menyebut trobosan untuk mengembangkan keberadaan penginapan di lokasi wisata tersebut, merupakan hasil evaluasi selama libur lebaran Idul Fitri 1444 hijriah 2023 lalu.
Baca Juga : Sekolah Swasta Tak Luput Dapat Perhatian, Disdikbud Kota Malang Beri Bantuan Laptop
"Libur lebaran kemarin itu sebetulnya kita buka seluas-luasnya, kita tidak membatasi. Kita harus bangkit setelah pandemi dan kebetulan bertepatan lebaran," jelasnya.
Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun Disparbud, diterangkan Purwoto, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Malang saat libur lebaran tembus di angka ratusan ribu.
"Jumlah wisatawan selama lebaran kemarin, terpantau selama 10 hari itu di kita (destinasi wisata di Kabupaten Malang) ada sekitar 500 ribu," jelasnya.
Purwoto menyebut, jumlah wisatawan saat libur lebaran Idul Fitri yang mencapai ratusan ribu tersebut, cenderung mengalami peningkatan jika dibandingkan tahun sebelumnya. Yakni saat pandemi Covid-19.
Namun demikian, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Malang tersebut masih belum sepenuhnya pulih jika dibandingkan dengan sebelum adanya pandemi Covid-19.
"Laporan yang masuk ke kami (Disparbud), jumlah wisatawan itu tidak membludak seperti yang kita perkirakan. Jadi paska pandemi ini, ternyata masih belum pulih seperti sebelum pandemi," jelasnya.
Purwoto memperkirakan, status pandemi Covid-19 di Indonesia yang berlangsung selama lebih dari dua tahun tersebut, membuat masyarakat terbiasa menghabiskan waktu di dalam rumah. Hal itulah yang diperkirakan juga berdampak pada menurunnya jumlah pengunjung ke destinasi wisata.
"Ini mungkin karena apa, ya mungkin karena perilaku masyarakat yang dua tahun (pandemi) ternyata lebih nyaman di rumah," tuturnya.
Lantaran pertimbangan itulah, Disparbud Kabupaten Malang terus berupaya untuk mendongkrak jumlah wisatawan. Di antaranya dengan cara mempermak destinasi wisata yang ada di Kabupaten Malang.
Baca Juga : Festival Sastra 3 Bahasa Mewarnai Sepekan Literasi di BanyuwangiÂ
"Kita akan mempersiapkan daya tarik wisata, termasuk yang ada di Malang Selatan," imbuhnya.
Salah satu upaya yang dilakukan untuk mendongkrak kunjungan wisatawan, diterangkan Purwoto, diantaranya dengan mengembangkan potensi penginapan di tempat wisata.
"Jadi kompleks, tidak hanya itu, ketika nanti digeruduk ribuan bahkan jutaan orang datang kesana, yang akan jadi masalah adalah belum ada penginapannya. Nanti, pasti secara perlahan akan kita benahi semuanya, masih menunggu proses" ujarnya.
Sementara waktu, untuk menyiasati kesiapan penginapan di tempat wisata, Disparbud Kabupaten Malang telah membuat trobosan di bidang wisata kuliner.
"Kalau kulinernya sudah banyak ya, kuliner khas ikan lobster dan sebagainya termasuk sea food-nya (di Kabupaten Malang) luar biasa," jelasnya.
Dengan menyediakan beragam destinasi wisata kuliner tersebut, lanjut Purwoto, terbukti efektif untuk menarik wisatawan agar berkunjung ke Kabupaten Malang.
"Orang kadang datang kesana (wisata Malang Selatan) biasanya hanya ingin sea food-nya. Jadi datang, makan, pulang, karena memang wisata kuliner di sana luar biasa," tukasnya.
