Kunjungan Sanusi, Tak Tega Lihat Petani Hidup di Rumah Tak Layak Huni di Tanah Perhutani

Reporter

Hendra Saputra

Editor

Yunan Helmy

09 - Apr - 2023, 03:58

Bupati Malang HM. Sanusi saat memberikan bantuan BPJS Kesehatan kepada salah satu warga di Desa Sidodadi, Kecamatan Ngantang. (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)


JATIMTIMES - Ada yang mentrenyuhkan dalam Gerakan Sambang Dusun Terpencil oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang di Ngantang, Sabtu 8 April 2023. 

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Malang HM. Sanusi merasa iba ketika tiba di Dusun Sumantoro, Desa Sidodadi, Kecamatan Ngantang. Itu karena masih ada orang yang menghuni rumah tidak layak huni dan berdiri di atas tanah milik Perhutani.

Baca Juga : Majalengka Punya Wisata Terasering yang Memanjakan Mata, Ini Daftarnya

Awalnya, Sanusi seperti biasa menyapa warga dengan senyum khasnya. Ia juga tak segan ngobrol dengan masyarakat yang memang menunggunya.

Saat memberikan bantuan, Sanusi  kaget ada seorang nenek yang diketahui sebagai petani di dusun dan tinggal di rumah yang terbuat dari anyaman bambu. Di situ, hati Sanusi langsung tergerak untuk membantu bukan hanya sekadar bahan makanan.

Orang nomor satu di Kabupaten Malang itu langsung berkoordinasi cepat dengan OPD terkait dan Baznas untuk membangun rumah yang layak melalui program bedah rumah. Namun kendalanya, tanah yang ditempati merupakan tanah milik Perhutani.

“Soal tanah Perhutani kita ajukan nanti karena nama-nama yang sudah jadi tempat hunian itu akan dilepas oleh pemerintah untuk masyarakat kita ya,” ujar Sanusi.

Disinggung apakah ada program tersendiri, Sanusi pun mengaku ada, yakni melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN). Dalam hal ini, Pemkab Malang akan memfasilitasi pembebasan tanah tersebut.

“Jadi fasilitasnya lewat pemda, lewat BPN. Dan itu ada dana alternatif negara gitu,” tutup Sanusi.

Baca Juga : Fast Response Ala Bupati Sanusi, Temui Para Lansia, Disumbang Lagu Nenek 102 Tahun, dan Beri Bantuan

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dari 19 dusun di 11 kecamatan yang telah dijadwalkan untuk dikunjungi Sanusi, tercatat ada sebanyak 125 rumah tak layak huni.

Ke-125 rumah itu tersebar di Kecamatan Ampelgading 2 rumah, Bantur 5 rumah, Dampit 7 rumah, Gedangan 4 rumah, Kalipare 2 rumah, Wajak 35 rumah, Tirtoyudo 5 rumah, Poncokusumo 45 rumah, Ngantang 20 rumah, dan Sumbermanjing Wetan 10 rumah.

Sementara untuk sambungan air bersih, sampai saat ini sudah terhimpun sebanyak 159 rumah yang belum teraliri air bersih. Antara lain 32 rumah di Desa Segaran Kecamatan Gedangan dan 10 rumah di Desa Sumberejo Kecamatan Poncokusumo.


Topik

Pemerintahan, Sambang Dusun Terpencil, Bupati HM Sanusi, bupati Malang, Pemkab Malang,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette