Sambang Dusun Terpencil di Wajak dan Poncokusumo, Bupati Sanusi Penuhi Kebutuhan Sembako Selama Ramadan
Reporter
Ashaq Lupito
Editor
Yunan Helmy
05 - Apr - 2023, 02:31
JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang kembali melaksanakan agenda Sambang Dusun Terpencil. Agenda pemerintahan yang berlangsung pada Selasa (4/4/2023) ini menyasar beberapa dusun terpencil di Kecamatan Wajak dan Poncokusumo, Kabupaten Malang.
Dusun terpencil yang didatangi tersebut di antaranya Dusun Baran dan Pagersari di Kecamatan Wajak serta Dusun Sumberdewo dan Jajang di Kecamatan Poncokusumo.
Baca Juga : 6 Ide Hampers Lebaran Cocok Dibagikan Sahabat, Kolega hingga Keluarga

"Kami datang untuk melihat kehidupan di dusun terpencil yang ada di Kabupaten Malang. Tujuannya untuk mengetahui sekaligus memberikan solusi tentang apa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Oleh karena itu, pejabat OPD (organisasi perangkat daerah) yang ada di Pemkab Malang juga kami libatkan dalam agenda ini," kata Bupati Malabg HM. Sanusi.
Dalam kesempatan tersebut, rombongan yang dipimpin bupati Malang ini juga memberikan ratusan paket santunan kepada seluruh warga yang tinggal di dusun terpencil di Kecamatan Wajak dan Poncokusumo.
"Sama dengan yang kemarin, selain untuk melihat situasi di bawah (dusun terpencil di Kabupaten Malang). Kami juga menyampaikan bantuan yang meliputi beras 20 kilogram, mi instan, minyak goreng, kecap dan gula," imbuh Sanusi.
Bupati berharap, adanya ratusan paket santunan berisi sembako tersebut bisa dimanfaatkan oleh masyarakat yang menerimanya. Mengingat, saat ini memasuki bulan Ramadan sehingga kebutuhan akan sembako sangat diperlukan oleh masyarakat, terutama yang tinggal di dusun terpencil.
"Mudah-mudahan Ramadan ini dapat memberikan berkah dan bisa bermanfaat untuk keluarga (yang menerima santunan). Bantuan ini juga bisa digunakan baik untuk buka puasa maupun sahur," ujarnya.
Baca Juga : Tujuh Pejabat Dilantik Bupati Tulungagung, Berikut Nama dan Posisinya
Pejabat publik nomor satu di jajaran Pemkab Malang ini menyebut, santunan sembako yang diberikan kepada masyarakat di dusun terpencil tersebut.bisa untuk memenuhi kebutuhan logistik hingga Lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah atau 2023 ini.
"Mudah-mudahan menjadikan warga gembira karena sampai Lebaran tidak perlu susah-susah cari (sembako). Kita memang harus sering membantu masyarakat agar lebih sejahtera," tukas Sanusi.
Sekadar informasi, ratusan santunan yang diserahkan kepada warga yang tinggal di dusun terpencil tersebut juga melibatkan berbagai pihak. Di antaranya Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Malang.
