Gerakan Peduli Arema Fasilitasi Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Ziarah Wali dan Rekreasi

Reporter

Hendra Saputra

Editor

Yunan Helmy

14 - Jan - 2023, 09:27

Momen keluarga korban tragedi Kanjuruhan saat menunggu keberangkatan ziarah wali. (foto: istimewa)


JATIMTIMES - Gerakan Peduli Arema (GPA) memfasilitasi keluarga korban tragedi Kanjuruhan untuk ziarah wali. Sekitar 200 orang ikut dalam rombongan yang dibawa dengan 2 bus besar, dua bus medium, dan 3 elf itu. 

Keberangkatan para keluarga korban tragedi Kanjuruhan ini terbagi menjadi tiga. Ada yang berangkat dari Kota Malang, dari Kepanjen di Kabupaten Malang, dan dari Tulungagung.

Baca Juga : Deep Purple Bakal Manggung Bareng God Bless setelah 48 Tahun 

“Ziarah ini pakai 2 bus besar, dua bus medium dan 3 elf. Satu elf berangkat dari Tulungagung,” kata Yusuf Ratu Agung, ketua rombongan ziarah wali keluarga korban tragedi Kanjuruhan, Sabtu (14/1/2023).

Menurut Agung, kegiatan ini memang difasilitasi oleh Gerakan Peduli Arema yang diinisiasi  KH Noor Shodiq Askandar.  “Ini difasilitasi oleh Gerakan Peduli Arema. Awal target wali lima, tapi mengingat berangkat tidak bisa fajar, jadi mungkin hanya tiga wali: Sunan Ampel, Sunan Giri, dan Sunan Drajat,” ungkap Agung.

Salah satu bus pengangkut keluarga korban tragedi Kanjuruhan ziarah wali (foto: istimewa)

Selain ziarah wali, keluarga korban tragedi Kanjuruhan juga diberi akses berlibur ke Wisata Bahari Lamongan (WBL). Kesempatan tersebut diberikan oleh Direktur Jatim Park Group Suryo Widodo.

“Nanti transit di WBL. Ada 200 peserta. Itu semua dari keluarga korban meninggal tragedi Kanjuruhan. Ini murni keinginan  keluarga korban meninggal tragedi Kanjuruhan saat 40 harian dulu ya,” beber Agung.

Sebagai informasi, Gerakan Peduli Arema muncul pasca-tragedi Kanjuruhan. Gerakan tersebut diisi oleh para pengusaha, tokoh pendidikan hingga masyarakat yang peduli dengan masyarakat. GPA memikirkan solusi jangka menengah dan jangka panjang untuk keluarga tragedi Kanjuruhan.

Baca Juga : Antar Anak Majikan, Motor Dicuri Saat Terparkir di Depan Rumah Kades Ngijo

Kegiatan ziarah wali dan rekreasi para keluarga korban tragedi Kanjuruhan ini didukung Rumah Sedekah NU,  JatimTIMES Network, Jatim Park Group, Rumah Makan Kertanegara, Dapur Kota, Havana Park, Warung Kasemo, Unisma, Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim, MIT Ar-Roihan Lawang, NK Cafe, dan Ocean Garden.


Topik

Peristiwa, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette