Alat Berat Mangkrak di Sungai Karanggayam, Ini Respons Dinas PUBMSDA Sidoarjo
Reporter
Irwan Febrianto Nugroho
Editor
A Yahya
12 - Oct - 2022, 02:09
JATIMTIMES - Pemandangan tak biasa di kawasan sungai Karanggayam, Sidoarjo. Di sungai ini terdapat alat berat jenis eskavator yang mangkrak diduga bertahun-tahun. Bahkan, di body eskavator ini juga sudah ditutupi tanaman.
Belum diketahui dengan pasti penyebab mangkraknya alat berat di sungai tersebut. Berdasarkan informasi yang didapat dari warga, keberadaan alat berat itu sudah lama, dan tidak ada operatornya.
Baca Juga : Datangi Senggreng, Pemkab Agam Kepincut Pecel Tempe Mendoan
Kepala Dinas PUBMSDA Sidoarjo Dwi Eko Saptono mengatakan bahwa eskavator yang mangkrak tersebut bukannya tidak ada operator seperti apa yang disampaikan warga. Akan tetapi, ponton atau perahu penopang eskavator masih digunakan di tempat lain.
"Pontonnya masih kita gunakan di lokasi yang lain, sehingga belum bisa digunakan untuk membersihkan enceng gondok dan menormalisasi sungai " ujarnya.
Dwi juga menjelaskan jika pihaknya akan melakukan upaya normalisasi sungai dan pembersihan enceng gondok di bulan Oktober nanti. "Untuk saat ini, agenda normalisasi sungai itu masih dalam tahap administrasi. Jadi untuk pengerjaan triwulan ke empat, sungai Karanggayam ini sudah termasuk dalam salah satu yang akan dinormalisasi," jelasnya, Selasa (11/10/2022).
Hal tersebutlah yang akhirnya menjadi alasan mendasar kenapa alat berat yang biasa digunakan untuk menormalisasi sungai kini mangkrak selama 2 tahun ini. Tidak hanya itu, ia juga menambahkan bahwa pihaknya telah mempunyai peta-peta pengerjaan sesuai timeline yang sudah dibuat.
Baca Juga : Among Tani CROP Kota Batu Berhasil Jadi Finalis 3 Terbaik Kovablik Kategori Khusus Jatim 2022
Menurutnya, seluruh sungai yang punya permasalahan pendangkalan atau pun ditumbuhi tumbuhan eceng gondok bakal dinormalisasi.
"Kalau ternyata nanti kebutuhannya lebih dari 2 kilometer, kami tetap akan membersihkan semuanya. Sejauh ini, selama tahun 2022, kami sudah menormalisasi sungai sepanjang 10 kilometer di seluruh Sidoarjo," pungkasnya.
