Dilantik Jadi Penjabat Sekda, Mas Dhito Langsung Beri Tugas Terjun ke Lapangan Atasi Penyaluran Bantuan
Reporter
Eko Arif Setiono
Editor
Yunan Helmy
06 - Oct - 2022, 12:42
JATIMTIMES- Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana langsung memberikan tugas pertama kepada Penjabat Sekretaris Daerah ( Pj Sekda) Adi Suwignyo untuk mengatasi penyaluran bantuan kepada masyarakat.
Hal ini disampaikan orang nomor satu di Kabupaten Kediri tersebut saat melantik Suwignyo di Ruang Joyoboyo Kantor Pemkab Kediri.
Baca Juga : Tingkat Konsumsi Ikan di Kota Kediri Terus Meningkat
“Saya titip bantuan sosial.Jenengan berkoordinasi dengan kepala Dinas Sosial. Penjenengan cek ke kecamatan-kecamatan, cek ke desa-desa, cek ke RT, RW. Itu harus tepat sasaran,” perintah bupati yang akrab disapa Mas Dhito tersebut.
Di samping itu, bupati muda berkacamata tersebut juga mengingatkan untuk mengoptimalisasi penyerapan anggaran agar dapat dirasakan oleh masyarakat.
Menurut Mas Dhito, karena tahun 2020 dan 2021 Kabupaten Kediri terdampak covid-19, maka terdapat catatan pada tiga hingga empat dinas yang serapan anggarannya dirasa kurang maksimal.
“Saya peringatkan tahun ini sudah tidak ada lagi serapan anggaran yang buruk. Maka itu menjadi tugas penjabat eekda sebagai ketua TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah),” tegas Mas Dhito.
Kemudian, Mas Dhito juga memerintahkan Adi Suwignyo untuk memonitor perkembangan pembangunan Jembatan Jongbiru. Jembatan tersebut rencananya akan mulai dibangun pada 2023 mendatang
Baca Juga : Jilat Kue Perayaan HUT TNI, Oknum Polisi Sampaikan Permintaan Maaf dari Balik Jeruji
“Paling penting, saya titip bagaimana supaya lingkungan SKPD menjadi lingkungan yang guyub rukun sak lawase,” tutur suami Eriani Annisa tersebut.
Mendapat tugas langsung dari bupati, Adi Suwignyo mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti perintah yang diberikannya tersebut dengan berkoordinasi dan terjun ke lapangan untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
“Tugas pertama yang digaris bawahi adalah bantuan sosial supaya di pantau. Kita cek ke lapangan, di wilayah Kecamatan dan desa, yang jelas jangan sampai salah sasaran,” ujarnya.(adv)
