KPI Bekali Ribuan Mahasiswa Untag Banyuwangi Bijak Bermedsos

Reporter

Nurhadi Joyo

18 - Sep - 2022, 01:34

Komisioner KPI Pusat Hardly Stefano saat memberikan penguatan literasi digital kepada ribuan mahasiswa di Aula Untag Banyuwangi (Istimewa)


JATIMTIMES – Dalam era digital saat ini, media sosial (medsos) memegang peranan penting dalam menyebarkan informasi kepada publik. Konsekuensi dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) dalam era glaobal, salah satunya tidak terlepas dari penggunaan medsos yang dapat menyampaikan informasil positif maupun negatif.

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat memberikan pembekalan literasi digital kepada ribuan mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi agar mampu memanfaatkan medsos untuk hal yang positif daripada menyalahgunakannya.

Baca Juga : SPEKTRA Raih The Most Favorite Favorite Home Appliance Finance Award

Acara pembekalan literasi digital oleh KPI Pusat digelar pada Sabtu (17/9/2022) di Aula Untag Banyuwangi.

Dalam kesempatan tersebut, Komisioner KPI Pusat Stefano menyampaikan, kehadiran media sosial sangat penting bagi mahasiswa sebagai media pembentukan identitas diri di era digital saat ini dan di masa mendatang. 

Namun masifnya penggunaan internet di Indonesia, kata Hardly, harus diakui membawa berbagai risiko, seperti hoaks, perundungan siber dan konten negatif lainnya.

"Oleh sebab itu, karena mahasiswa merupakan agen perubahan (Agend of Change) maka mereka harus didorong melakukan perubahan-perubahan positif, konstruktif, melalui perkembangan teknologi," jelas Hardly.

Dia menuturkan kelompok mahasiswa bisa membawa perubahan untuk bangsa dan negara dengan mengisi konten-konten positif di media sosial masing-masing. 

"Ini yang harus dilakukan teman-teman mahasiswa dengan memproduksi, menyebarkan konten-konten yang positif. Sehingga dari waktu ke waktu sosmed kita semakin baik dan semakin berkualitas," imbuhnya.

Selain itu, Hardly menjelaskan, perkembangan teknologi juga bisa digunakan para mahasiswa pada saat menyampaikan aspirasi terkait kebijakan pemerintah yang dinilai kurang tepat.

Menurut dia, sosmed bisa menjadi kekuatan bahkan juga kontrol sosial agar aspirasi dari para mahasiswa itu didengar dan mendapat dukungan oleh masyarakat secara luas.

"Teman-teman mahasiswa sudah harus berpikir ke sana. Jika media sosial yang dimiliki followernya banyak, lalu kemudian viral, itu bisa menjadi kekuatan tersendiri," pungkasnya.

Baca Juga : Bisnis Indonesia Goes To Campus 2022, Menyemai Literasi Keuangan Digital di Kampus ITS Surabaya

Terpisah Rektor Untag Banyuwangi Andang Subaharianto menuturkan, literasi digital bagi anak didiknya itu diharapkan bisa memberikan kontribusi bagi penguatan kebangsaan serta nasionalisme, melalui konten positif yang disebar lewat medsos.

"Oleh karena itu peningkatan penggunaan teknologi ini, perlu diimbangi dengan kapasitas literasi digital yang mumpuni, agar mahasiswa kami dapat memanfaatkan teknologi digital dengan produktif, bijak, dan tepat guna," ujarnya.

Andang menambahkan, mahasiswa tidak hanya dituntut cara memahami UU ITE agar tidak menyalahi aturan dalam menggunakan teknologi informasi digital. Namun di luar itu, mereka butuh pembekalan untuk membuat konten yang sehat.

"Kita menginginkan anak-anak mampu menjadi agen untuk membuat konten yang sehat, produktif, serta bisa mendorong masyarakat pengguna media sosial ini, makin cerdas," ucapnya.

Andang yakin, jika ke depan para mahasiswa sudah konsisten menciptakan produk positif di medsos, maka dunia digital akan memberikan kontribusi besar dalam membawa bangsa Indonesia makin produktif.

"Tentu produk dari literasi digital nanti adalah generasi yang smart dalam rangka memandang masa depan bangsa ini," pungkasnya.


Topik

Pendidikan, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette