Bos Entertaint Ini Minta Fashion ala Citayam di Jalan Tunjungan Bisa Lebih Terkonsep

Editor

Yunan Helmy

29 - Jul - 2022, 12:52

Owner Entertaint Mahar Agung Event Organizer Dwi Wijayanto bersama Sekretaris Tidar Jatim Ahmad Maududi.


JATIMTIMES - Para anak muda di perkotaan sedang terkena demam ala Citayam Fashion Street saat ini. Tak terkecuali di Kota Surabaya.

Pada akhir pekan biasanya anak muda perkotaan berlenggak-lenggok di Jalan Tunjungan, Kecamatan Genteng. Tampilan mereka seakan tak mau kalah dengan selegram asli Citayam seperti Bonge dan Jeje di Jakarta.

Baca Juga : Inilah 5 Jenis Minuman yang Bisa Menurunkan Berat Badan ala dr. Saddam Ismail

Melihat fenomena ini, bos Entertaint Mahar Agung Event Organizer Dwi Wijayanto meminta agar acara yang ada di Jalan Tunjungan Surabaya bisa lebih terkonsep nantinya. Sebab, Jalan Tunjungan merupakan jalanan umum yang padat kendaraan setiap harinya.

"Sebetulnya bagus banget karena karya anak muda harus difasilitasi dan dikoordinir. Di Surabaya contoh Citayam di Jalan Tunjungan karena memiliki sejarah yang bagus dan punya daya tarik," ujarnya Kamis (28/7).

Apalagi, menurut Dwi, Jalan Tunjungan sudah sangat menarik memang saat ini karena sudah direvitalisasi oleh Pemkot Surabaya. "Boleh melakukan karya di Tunjungan tapi harus dikoordinasi dengan baik. Dan pemerintah mau tidak mau atau suka tidak suka harus memfasilitasi anak muda," kata pria yang akan segera dilantik menjadi ketua Tunas Indonesia Raya (Tidar) Surabaya ini.

 Dwi juga mengingatkan soal adanya batasan. Sebab, fashion Tunjungan dikhawatirkan malah dimanfaatkan oleh oknum yang diduga dari komunitas LGBT untuk ikut tampil.

"Karena ada beberapa oknum yang tidak sesuai, pria berpakaian wanita. Kita tidak bisa melarang, tapi di Jalan Tunjungan banyak sekali orang yang pastinya akan bisa mencontoh," lanjut pria yang juga  dokter spesialis kecantikan ini.

Baca Juga : Pengusaha Asal Malang Ini Apresiasi Bersih Desa Pujiharjo sebagai Pelestarian Budaya

"Kemarin niat anak muda sendiri tanpa diarahkan. Jadi, saran saya, pemerintah mungkin bisa arahkan bikin lomba. Untuk fasilitasi anak muda, ada parade bunga. Mungkin sekarang fashion show," kata arek asli Suroboyo ini kembali.

Dia menambahkan, jika tak terkonsep, nantinya bisa membuat jalanan semakin macet. "Tak asal-asalan pencet lampu dua menit sekali yang sebabkan kemacetan," pungkasnya.


Topik

Hiburan, Seni dan Budaya, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette