Borneo FC Balas Dendam, Arema FC Takluk 3-0 di Laga Perdana Liga 1 2022

Reporter

Hendra Saputra

Editor

Dede Nana

25 - Jul - 2022, 12:33

Momen pemain Arema FC Dendi Santoso (putih) duel dengan pemain Borneo FC Leo Guntara (foto: official Borneo FC)


JATIMTIMES - Arema FC seakan canggung menghadapi laga perdana Liga 1 2022. Sebab saat melawan Borneo FC, Adilson Maringa langsung kebobolan dua gol dalam 7 menit pertama saat pertandingan berlangsung.

Menjadi jawara Piala Presiden 2022 tak membuat Arema FC terus mampu tampil impresif dalam setiap laga yang dijalani. Buktinya di laga perdana Liga 1 2022, tim Singo Edan langsung kebobolan dua gol di menit awal.

Baca Juga : Kelelahan, Abel Camara Absen Hadapi Laga Perdana Liga 1 2022

Dua gol Borneo FC diciptakan oleh mantan striker Arema FC Ahmad Nur Hardianto pada menit 4 dan 7. Jalannya gol tersebut pun sama yakni melalui heading yang tak mampu dibendung kiper Adilson Maringa.

Praktis, Arema FC selama 45 menit babak pertama terus digempur oleh para pemain Borneo FC yang menerapkan strategi pressing penuh. Bahkan, semua pemain tim Singo Edan tak mampu mengembangkan permainan.

Masuk babak kedua, pelatih Arema FC Eduardo Almeida langsung memasukkan empat pemain yang antara lain adalah Dedik Setiawan, Hanis Saghara, Adam Alis dan Ilham Udin Armaiyn. Mereka menggantikan Renahi Yamaguchi, M Rafli, Irsyad Maulana dan Gian Zola.

Tak cukup itu, Eduardo juga memasukkan Tito Hamzah yang menggantikan Bagas Adi Nugroho. Pergantian tersebut juga menjelaskan bahwa Arema FC akan total bermain menyerang. Dan memang terbukti, pergantian pemain tersebut membuat serangan Arema FC terus berkembang. Namun, kekokohan pertahanan Borneo FC yang dikomandoi duet Agung Prasetyo dan Diego Michiels tak mampu diterobos.

Baca Juga : Tagar Save Yerikho Muncul di GOR Sahabat Banyuwangi

Karena tak mampu memasukkan gol, pelatih Borneo FC Milomir Seslija kemudian memasukkan gelandang cepat Sihran. Bahkan, pemain berpostur kecil itu mampu menciptakan gol yang menutup pertandingan menjadi 3-0 atas keunggulan Pesut Etam (julukan Borneo FC).

Pertandingan dengan tensi tinggi itu diwarnai dua kartu merah. Diawali pemain Borneo FC yakni Leo Guntara yang langsung dikartu merah oleh wasit karena melakukan tendangan kungfu kepada Tito Hamzah. Kartu merah kedua dikeluarkan wasit kepada pemain Arema FC Rizky Dwi usai menendang wajah Sihran.


Topik

Olahraga, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette