Jelang BIAN, Pemkot Malang Targetkan 95 Persen Anak Terlindungi Imunisasi
Reporter
Anggara Sudiongko
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
09 - Jul - 2022, 08:17
JATIMTIMES - Kesiapan menjelang Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) yang dijadwalkan pada Agustus-September 2022, terus dimatangkan Pemkot Malang dengan melakukan sosialisasi. Proyeksi kelompok sasaran BIAN mencapai 39.971 anak.
Dari jumlah proyeksi yang menjadi sasaran BIAN itu, diharapakan dapat mencapai cakupan imunisasi anak, minimal 95 persen.
Baca Juga : DPRD Kota Malang Setujui Pertanggungjawaban APBD TA 2021 dengan Puluhan Catatan
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dr Husnul Muarif menyampaikan, pemberian imunisasi ini merupakan hal yang penting. Sebab, hal ini dapat memberikan perlindungan kepada anak dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.
Penyakit tersebut, seperti halnya campak-rubella, polio, tetanus pada ibu hamil dan bayi baru lahir, difteri dan pertusis. Pada BIAN nantinya, akan dilakukan imunisasi tambahan measles rubella (MR).
"Imunisasi ini untuk anak usia 9 tahun sampai dengan kurang dari 15 tahun. Dan anak di bawah 1 tahun yang belum mencapai imunisasi dasar lengkap," papar Husnul (8/7/2022).
Masing-masing puskesmas telah memiliki sasaran dan micro planning. Dalam pelaksanaan BIAN, akan menerapkan pendekatan kewilayahan pada setiap puskesmas akan bekerja sama dengan rumah sakit, klinik maupun bidan praktik mandiri.
Baca Juga : Dana Desa Boleh Dipakai untuk Penanganan Wabah PMK, Begini Caranya
Selain itu, upaya untuk kesuksesan pelaksanaan BIAN juga dilakukan dengan bersinergi dengan banyak pihak, seperti kecamatan, kelurahan, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Malang, organisasi profesi, PKK, dan lembaga terkait.
"Kesiapan tenaga sudah. Kedua, kesiapan logistik semua akan dipenuhi Kemenkes melalui Dinkes Provinsi Jatim insyaallah H-1 minggu. Aplikasi pendataan juga sudah siap. Saat ini kami terus promosi dan edukasi kepada masyarakat," pungkas Husnul.
