Bupati Gresik Ajak ASN dan Masyarakat Berkontribusi Membangun Negara Lewat PPS

27 - Jun - 2022, 08:42

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika menerima rombongan pejabat DJP Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Gresik dan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Gresik, Senin (27/6/2022). (Foto: Istimewa)


JATIMTIMES - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan instruksi kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengikuti Program Pengungkapan Sukarela (PPS) yang digelar oleh Direktorat Jenderal Pajak RI.

Hal itu disampaikan Gus Yani saat menerima rombongan pejabat DJP Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Gresik dan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Gresik, Senin (27/6/2022).

Baca Juga : Rektor UB Periode 2022-2027 Resmi Dilantik

Gus Yani mengatakan, pemerintah daerah mendukung penuh program tersebut. Dirinya juga mengajak masyarakat ikut melaporkan hartanya melalui PPS dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

"Saya akan meminta para ASN di lingkungan Pemkab Gresik untuk memberikan contoh kepada masyarakat dalam membayar pajak dan berkontribusi langsung dalam pembangunan bangsa," ujar Gus Yani.

Sementara, Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Gresik, Priyo Hernowo mengaku senang Pemkab Gresik bisa memberikan dukungan serta bersinergi dalam PPS.

Dijelaskan, sesuai ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) program PPS diberlakukan mulai (01/01) sampai (30/06) mendatang.

Melalui program ini Pemerintah ingin memberikan kesempatan bagi Wajib Pajak untuk melaporkan atau mengungkapkan kewajiban perpajakannya yang belum dipenuhi secara sukarela. 

"Kurang dari satu minggu lagi PPS akan segera berakhir kami berharap kesempatan ini segera dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat, khususnya Wajib Pajak Orang Pribadi dan Badan karena keuntungan yang didapat," katanya.

Priyo Hernowo mengatakan, KPP Pratama Gresik terus bergerak menyosialisasikan keuntungan mengikuti PPS. Program ini memiliki banyak manfaat diantaranya terhindar dari sanksi pajak, pengenaan tarif yang rendah hingga perlindungan data wajib pajak.

"Kebijakan PPS dibagi menjadi dua. Pertama diperuntukkan bagi Wajib Pajak Orang Pribadi dan Badan usaha peserta Tax Amnesty atas asset per 31 Desember 2015 yang belum diungkapkan. Kedua, bagi Wajib Pajak Orang Pribadi yang belum mengikuti Tax Amnesty atas asset yang diperoleh selama tahun 2016 hingga tahun 2020 yang belum dilaporkan dalam SPT Tahunan 2020," jelasnya.

Baca Juga : Baca Selengkapnya


Topik

Peristiwa, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

cara menyimpan tomat
memilih model baju kerja wanita
harga gabah shio 2025
Cincin anniversary bukan sekadar perhiasan - ia adalah simbol yang menceritakan perjalanan cinta yang telah dilalui bersama. Mari kita dalami bagaimana Tips Memilih Wedding Anniversary Ring yang tepat untuk moment spesial Anda.

cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette