Tingkatkan Kualitas Tenaga Kerja, Menko PMK Puji National Showcase SMK Binaan Astra

18 - Jun - 2022, 05:30

National Showcase SMK Bisa saat diresmikan (foto: Hendra Saputra/ JatimTIMES)


JATIMTIMES - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy meminta terus ada peningkatan kualitas pendidikan vokasi khususnya SMK. Hal ini sangat penting demi tercapainya Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, SMK menjadi salah satu kunci dalam melahirkan penduduk usia produktif yang berkualitas. Karena siswa SMK dapat dididik untuk siap berkarya.

Baca Juga : Jelang Kompetisi Liga 3, Persedikab Fokus Tingkatkan Fisik Pemain

 

“Pendidikan vokasi harus lebih ditingkatkan lagi, karena lebih banyak dibutuhkan,” kata Muhadjir saat menghadiri National Showcase SMK Bisa, Jum'at (17/6/2022).

Akan tetapi, Muhadjir juga khawatir lulusan SMK saat ini tidak sesuai dengan kebutuhan industri. Oleh karena itu, menurutnya hal ini menjadi perhatian serius Presiden Joko Widodo sehingga menerbitkan Perpres Nomor 68 Tahun 2022 Tentang Revitalisasi Pendidikan dan Pelatihan Vokasi.

Muhadjir pun mengapresiasi program National Showcase SMK Bisa karena diyakini sangat berdampak terhadap peningkatan kualitas lulusan SMK. Dia menilai hal ini akan menjadi ekosistem untuk mempertemukan lulusan SMK dengan dunia industri.

“Kalau di industri ada teknologi baru, segera sosialisasikan ke SMK. Misalnya, siapkan siswa-siswa SMK sebelum mobil listrik datang. SMK bisa dilatih untuk menyiapkan ekosistem ini,” kata Muhadjir.

Di tempat yang sama, Direktur SMK Dirjen Vokasi Kemendikbudristek, Wardani Sugiyanto menjelaskan melalui National Showcase SMK Bisa yang didukung PT Astra International Tbk ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas lulusannya. Sehingga SDM lulusan SMK mampu menjawab tantangan industri.

“Kami ingin menunjukkan sebagai unggulan, SMK bisa menyalurkan lulusannya ke industri,” ujar Wardani. “Ini menambah semangat bersama kepala SMK dalam mengelola SMK agar semakin link and match dengan dunia usaha dan industri,” imbuh Wardani.

Pada National Showcase SMK Bisa ini, SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Malang terpilih sebagai yang terbaik. Program pengembangan SMK secara mendalam binaan PT Astra International ini mengedepankan kemitraan dan penyelarasan dengan Grup Astra untuk menjadikam SMK sebagai rujukan nasional.

SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen terpilih menjadi yang terbaik setelah menyisihkan 3.200 sekolah lainnya. “Pemilihannya dilakukan secara mendalam dan dengan assesstment National Showcase yang ketat,” kata Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Maryanto.

Maryanto menjelaskan, dalam pembelajaran sekolahnya menerapkan budaya industri. Hal itu dilakukan agar siswa dapat benar-benar merasakan dunia industri.

Baca Juga : 4 Prodi FH UB Raih Akreditasi Internasional dari Lembaga Akreditasi Jerman

 

“Kami menggandeng Astra, sertifikasi guru dan karyawan, pemagangan. Sehingga dalam proses pembelajaran, budaya industri ada di sekolah,” jelas Maryanto.

Sementara itu, Chief of Corporate Affairs PT Astra International Tbk, Riza Deliansyah, menjelaskan dengan memiliki sekitar 300 anak usaha, Grup Astra sangat membutuhkan sumber daya lulusan SMK.

“Kami ingin ketemu dengan apa yang dibutuhkan industri, dan apa yang disediakan SMK,” kata Riza.

Bahkan, dia tak ragu menyebut lulusan SMK sangat dibutuhkan untuk memimpin berbagai posisi di Grup Astra di masa depan. Melalui National Showcase SMK Bisa, menurut dia pihaknya membina 3.200 SMK dari seluruh Tanah Air.

“Ada 85 SMK Muhammadiyah yang kami kerjasamakan. Ada 20 (SMK Muhammadiyah) di Jatim, 7 SMK di Jawa dan Kalimatan meraih bintang lima SMK bisa,” imbuh Riza.

Melalui program ini, dia berharap pengembangan SMK dilakukan secara mendalam dan menyeluruh. “Bukan hanya fisik dan bangunan, tapi kurikulum juga ikut mendukung sehingga link and match apa yang dibutuhkan industri bisa dipenuhi SMK,” tutup Riza.


Topik

Pendidikan, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette