Mengintip Kuburan Massal Sapi di Pujon yang Mati Akibat PMK

Reporter

Riski Wijaya

Editor

Dede Nana

13 - Jun - 2022, 11:28

Kasun Krajan Desa Pujon Kidul saat memeriksa area pekuburan massal sapi yang mati akibat PMK.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).


JATIMTIMES - Persoalan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) hingga kini masih menjadi keresahan masyarakat. Belum tuntas bagaimana metode penyembuhan bagi ternak sapi yang terpapar PMK, masyarakat juga masih harus dihadapkan bagaimana menguburkan sapi yang mendadak mati akibat PMK. 

Hal tersebut salah satunya terjadi di Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon. Hingga saat ini, di Desa Pujon Kidul sudah ada sekitar 120 lebih sapi yang dilaporkan mati akibat wabah PMK. 

Baca Juga : Jelang Iduladha, Peternak Hewan Keluhkah Sepinya Pembeli

Awalnya, sapi-sapi milik warga yang mati hanya dikuburkan di pekarangan rumahnya masing-masing. Namun, mengingat ukuran sapi yang mati relatif besar, dan jumlahnya pun terus bertambah, masyarakat juga kebingungan untuk mencari lahan guna menguburkan bangkai-bangkai sapi ini. 

"Laporannya yang masuk, itu di Desa Pujon Kidul sudah ada 120-an ekor, bahkan mungkin lebih. Dulu awalnya dikubur di pekarangan, tapi itu tidak bisa untuk warga yang pekarangannya kecil," ujar Kepala Dusun (Kasun) Krajan, Asmawi. 

Menyikapi hal tersebut, Muspika Kecamatan Pujon akhirnya berkoordinasi dengan pihak Perhutani. Tujuannya yakni agar bersedia untuk menyediakan sebagian lahannya dan digunakan untuk menguburkan sapi yang mati akibat PMK. 

Setelah diperbolehkan oleh pihak Perhutani, bangkai-bangkai sapi yang mati itu pun dikuburkan di area sekitar hutan yang masuk wilayah Perhutani. Tepatnya di area hutan di wilayah Dusun Krajan, Desa Pujon Kidul. 

Untuk menuju ke area itu pun, aksesnya cukup sulit dilalui kendaraan. Baik roda dua maupun roda empat. Mengingat posisinya yang ada di tengah hutan, sehingga akses jalannya pun juga masih tanah liat. Di dalam hutan, sapi-sapi tersebut dikuburkan di sebuah lahan yang sedikit miring menyerupai tebing. Pantauan di lapangan, luas areanya kurang lebih 100 meter persegi. 

Di area ini, bangkai-bangkai sapi yang mati tidak dikuburkan satu per satu. Namun juga ada satu lubang berukuran cukup besar dan digunakan untuk mengubur 10 bangkai sapi sekaligus. 

Baca Juga : Baca Selengkapnya


Topik

Peristiwa, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

cara menyimpan tomat
memilih model baju kerja wanita
harga gabah shio 2025
Cincin anniversary bukan sekadar perhiasan - ia adalah simbol yang menceritakan perjalanan cinta yang telah dilalui bersama. Mari kita dalami bagaimana Tips Memilih Wedding Anniversary Ring yang tepat untuk moment spesial Anda.

cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette