Eskalasi Tindak Kriminalitas dan Maling Sapi Marak, Ini Kata Kapolres Lumajang
Reporter
Teguh Eko Januari
Editor
Pipit Anggraeni
08 - Apr - 2022, 05:44
JATIMTIMES - Kapolres Lumajang, AKBP Dewa Putu Eka D, S.I.K., M.H. memperingatkan kepada seluruh lapisan masyarakat agar waspada menjelang lebaran tahun ini. Menurutnya, setiap menjelang lebaran selalu ada eskalasi tindak kriminalitas.
“Ada eskalasi gangguan kamtibmas dan kriminalitas seperti jambret, pencurian hewan, begal, penipuan dan lain-lain. Karena itu mohon disebarkan, di WA group atau lainnya agar waspada,” ujarnya.
Baca Juga : Mak Jegagik, Pemotor Tak Berhelm di Tulungagung Simpan Pil Dobel L di Jok Motor
Hal ini disampaikannya saat silaturahmi dengan para kades, tokoh masyarakat, satgas keamanan desa (SKD), tokoh agama, ulama, tokoh pemuda, tokoh pencak silat di wilayah Kecamatan Tekung pada Kamis (7/4/22) malam.
Dalam acara yang digelar di Cafe milik Kepala Desa Tukum M. Yunus Seduh’lur Desa Tukum, Kapolres juga menyerap aspirasi dari masyarakat sekaligus sosialisasi jargon ‘JARAN KENCAK’ (Jaga Rasa Aman Kerukunan Ciptakan Harmonisasi Kebhinekaan) dan ‘WARAS’ (Wibawa Amanah Ramah Aman dan Sinergitas).
Selain itu, AKBP Dewa juga membeberkan beberapa modus operandi kejahatan yang bisa digunakan para pelaku. “Ada modus gendam pura-pura mendata pemberian bansos lalu melepas perhiasan korban, ada juga yang tabungannya di bank habis hanya karena menerima telpon dari orang tak dikenal, ada juga yang menelepon dengan mengaku-ngaku sebagai pejabat termasuk kapolres,” ungkapnya.
AKBP Dewa menyarankan, jika menerima panggilan telepon dari siapapun yang tidak dikenal atau meragukan sebaiknya melakukan cek dan recek agar tidak menjadi korban tindak kejahatan. Karena menurutnya saat ini berbagai modus operandi kejahatan bisa dilakukan dan ini perlu kewaspadaan semua pihak.
Disinggung soal maling sapi yang mulai marak, AKBP Dewa menyatakan bahwa pihaknya sudah menangkap seorang pelaku dan akan segera tertangkap yang lainnya karena polisi sudah memiliki data dari hasil penyelidikan dan penyidikan.
Baca Juga : Ramadan, Bahan Pokok Pangan di Bangkalan Melejit Naik
“Kami juga terus melakukan patroli siang dan malam ke daerah-daerah rawan, kepada anggota saya perintahkan untuk waspada karena mereka juga bersenjata,” tegasnya.
Ketika ditanya apa tidak dilakukan tindakan tegas dengan penembakan ditempat bagi maling sapi, AKBP Dewa mengatakan bahwa pihaknya telah dibekali dengan standar operasional prosedur (SOP) sehingga tindakannya harus tegas dan terukur.
“Jika terpaksa jangan ragu-ragu tembak ditempat kalau memang mengancam nyawa. Tembak ditempat adalah pilihan terkahir jika memang sangat mengancam nyawa kami,” pungkasnya.
