Cari Ikan "Pladu" di Sungai Brantas Tulungagung, Satu Orang Tewas
Reporter
Anang Basso
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
23 - Mar - 2022, 12:14
JATIMTIMES - Nasib tragis dialami Bangun YB (23) warga Desa Tapan, Kecaman Kedungwaru, Kabur Tulungagung. Pasalnya, ia yang saat itu berniat mencari ikan karena ada pladu (Flushing) di Sungai Brantas, justru terpeleset dan tenggelam ke sungai.
"Benar, telah terjadi orang terpeleset di bantaran Sungai Brantas," kata Kapolsek Kedungwaru, AKP Siswanto.
Baca Juga : Festival Mojotirto, Tandai Pembukaan PPKM Level I Jawa dan Bali
Lanjutnya, awal mula kejadian sekitar jam
12.00 wib, Bangun bersama rekannya warga sekitar Desa Tapan mencari ikan di bantaran Sungai Brantas yang saat ini sedang ada Pladu atau pelepasan dan pembukaan Dam air yang berada di Malang dan Blitar.
"Oleh karenanya ikan banyak yang dilepas dibuang ke aliran Sungai Brantas dan banyak warga masyarakat yang mencari ikan di Sungai Brantas," ujarnya.
Pada saat Bangun mencari ikan dengan menggunakan jala, tiba-tiba ia terpeleset masuk ke sungai sedalam kurang lebih sekitar 10 meter dari permukaan tanah.
"Korban masuk ke dalam pusaran air yang ada di Sungai Brantas," ungkapnya.
Sesaat kemudian Bangun muncul dipermukaan air yang jaraknya sekitar 20 meter dari lokasi ia terpeleset.
"Kemudian warga yang mengetahui kejadian itu, menolong lalu membawanya ke rumah sakit," terang AKP Siswanto.
Baca Juga : Ditinggal Mati Istri, Guru Ngaji di Jember Lecehkan Muridnya
Sebelum dibawa ke RSUD Dr Iskak Tulungagung, saat ditolong dan dinaikkan ke atas permukaan Sungai Bangun masih sempat menghembuskan nafas.
"Ketika dalam perjalanan dan tiba di rumah sakit, sudah dinyatakan tidak bernyawa," tuturnya.
Musibah yang dialami Bangun, dapat diterima oleh keluraga. Dan atas permintaan pihak keluarga, jenazah Bangun tidak dilakukan otopsi dan dengan surat pernyataan meminta agar dapat dimakamkan.
