Dapati 10 Pelanggar, Satlantas Polresta Malang Kota Bagikan Helm Gratis

Reporter

Hendra Saputra

Editor

A Yahya

04 - Mar - 2022, 12:11

Anggota Satlantas Polresta Malang Kota saat memberikan helm gratis kepada pelanggar lalu lintas (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)


JATIMTIMES - Polresta Malang Kota masih menemukan pengendara motor yang tidak mengenakan helm ketika melintas di jalan raya. Namun, pelanggar itu justru diberi helm gratis oleh Satlantas Polresta Malang Kota.

Satlantas Polresta Malang Kota menggelar Operasi Keselamatan Semeru 2022 pada Kamis (3/3/2022) untuk menggencarkan sosialisasi tertib berlalu lintas ke masyarakat.

Baca Juga : Kusir Dokar Wisata di Alun-Alun Kota Batu Sudah Menjadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Operasi itu dilakukan di dua lokasi, yakni pertigaan Jalan MT Haryono - Jalan Gajayana, dan pertigaan jembatan Jalan Soekarno-Hatta Kota Malang.

Pada operasi tersebut, nggota Satlantas Polresta Malang Kota masih banyak menemukan pengendara yang tidak mengenakan helm. Selain itu juga terdapat satu mobil pikap yang melanggar peraturan ODOL atau Over Dimension Over Load.

Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Yoppi Anggi Khrisna melalui Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota Iptu Saiful Ilmi menjelaskan, total ada 10 pengendara yang tidak menggunakan helm saat menggelar Operasi Keselamatan Semeru 2022.

“Ada 10 pengendara motor yang kami berhentikan karena tidak memakai helm. Dengan rincian, lima pelanggar diberhentikan di pertigaan Dinoyo, dan sisanya di pertigsan Jembatan Soekarno-Hatta,” kata Saiful Ilmi, Kamis (3/3/2022).

Alih-alih ditilang, para pengendara yang tidak menggunakan helm itu justru diberi helm secara gratis. Ilmi menjelaskan, pemberian helm itu untuk memberitahu pengendara pentingnya menggunakan helm ketika berkendara.

“Kami membagikan helm kepada pengendara yang tidak memakai helm. Cukup banyak masyarakat di dua lokasi tadi yang belum sadar peraturan keselamatan berlalu lintas,” ungkap Ilmi.

Baca Juga : Diberi Neon Box, Wisatawan Dipermudah Temukan Dokar Wisata di Alun-Alun Kota Batu

Dengan adanya acara bagi helm ini, Ilmi berharap bisa memunculkan kembali kesadaran dari para pengendara motor akan pentingnya menggunakan helm untuk keselamatan berkendara. “Dengan masyarakat bisa tertib berlalu lintas, dapat meminimalisir kecelakaan. Karena kecelakaan bermula dari pelanggaran lalu lintas,” tutur Ilmi.

Sementara itu, salah satu pengendara yang ditilang, Saiful (50) yang ketahuan tidak menggunakan helm mengaku karena tidak berpergian jauh. “Saya kerja di tempat kerajinan di Dinoyo. Sedangkan rumah saya di Sumbersari. Karena dekat jaraknya saya tidak pakai helm,” kata Saiful.

Karena ketahuan anggota Satlantas Polresta Malang Kota, Saiful pun merasa malu. Usai diberikan peringatan, Saiful berjanji tidak akan mengulangi pelanggaran lalu lintas tersebut seperti tak menggunakan helm. “Saya minta maaf atas perbuatan pelanggaran yang saya lakukan ini. Saya berjanji tidak mengulangi lagi,” ujar Saiful.


Topik

Peristiwa, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette