Lindungi Siswa PKL, BPJAMSOSTEK Blitar Beri Sosialisasi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada Kepala Sekolah
Reporter
Aunur Rofiq
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
21 - Jan - 2022, 02:15
JATIMTIMES-Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Kantor Cabang Blitar terus menyosialisasikan program jaminan sosial ketenagakerjaan di wilayah kerjanya. Kali ini sosialisasi menyasar kepala sekolah di wilayah Kabupaten Blitar.
Sosialisasi yang dipusatkan di Kantor BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Blitar dibuka oleh Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Blitar, Agus Dwi Fitriyanto. Agenda ini juga dihadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Blitar dan Kota Blitar, Solikin.
Baca Juga : Siswa MIN 1 Malang yang Positif Covid-19 dari Cluster Keluarga
Kepala BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Blitar, Agus Dwi Fitriyanto, mengatakan dalam sosialisasi ini pihaknya mengajak sekolah yang akan mengadakan praktik kerja lapangan (PKL) untuk mendaftarkan siswa-siswinya dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Dengan program BPJS Ketenagakerjaan, siswa-siswi yang mengikuti PKL akan terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Dengan terdaftar BPJS Ketenagakerjaan maka seluruh siswa akan mendapat perlindungan berupa dua program yaitu jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian,” kata Agus Dwi.
Agus menambahkan, Jaminan Kecelakaan Kerja akan melindungi para siswa-siswi dari mulai berangkat ke lokasi praktik kerja, di lokasi praktik kerja hingga dia kembali ke rumah. Sedangkan Jaminan Kematian akan melindungi peserta dari resiko kematian dalam ruang lingkup pekerjaannya.
“Dengan adanya perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan ini, maka seluruh siswa yang akan melakukan praktik kerja atau magang sudah terlindungi dari resiko yang mungkin terjadi di lingkungan pekerjaan yang akan mereka tempati,” imbuhnya.
Baca Juga : Kunjungi 3 Desa di Kecamatan Binangun, Bupati Blitar Mak Rini Geliatkan Wisata Desa melalui OVOP
Lebih dalam Agus menyampaikan, BPJS Ketenagakerjaan merupakan wujud hadirnya negara untuk memberikan perlindungan kepada seluruh masyarakat pekerja. “Kami terus berupaya memberikan edukasi pentingnya perlindungan sosial Ketenagakerjaan kepada seluruh elemen pekerja, baik formal maupun informal,” pungkas Agus.
