Bupati Banyuwangi Ingatkan Kades tentang Filosofi Sepi Ing Pamrih Rame Ing Gawe

Reporter

Nurhadi Joyo

Editor

Yunan Helmy

16 - Dec - 2021, 09:38

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat melantik dan mengambil sumpah janji kades di Aula Rempeg Jogopati Pemkab Banyuwangi. (Foto: Nurhadi Banyuwangi Jatim Times)


JATIMTIMES- Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melakukan pelantikan dan pengucapan sumpah jabatan sepuluh kepala desa (kades) di Aula Rempeg Jogopati lingkungan Kantor Pemkab Banyuwangi pada  Kamis (16/12/2021).

Dari sepuluh kades yang dilantik, delapan orang merupakan pemenang dalam pemilhan kepala desa (pilkades) serentak yang digelar pada November 2021 dan dua Kades merupakan pemenang dalam pilkades pergantian antar-waktu (PAW) Desa Parangharjo dan Desa/kecamatan Songgon karena pejabat sebelumnya meninggal dunia.

Baca Juga : Pelantikan 88 Kades di Sumenep Terapkan Prokes Ketat

Menurut Bupati Ipuk, pelantikan kades dalam suasana sederhana tetapi khidmat. ”Karena dalam situasi mendekati peringatan Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) Ke-250, diharapkan mampu menjadi momen energi dan spirit baru meningkatkan kinerja dan mengabdi kepada rakyat,” ucapnya.

Menurut wanita kelahiran Magelang itu, jabatan adalah amanah rakyat yang wajib ditunaikan dan membutuhkan proses yang cukup panjang. Juga  membutuhkan energi pikiran dan dana yang tidak sedikit.

Sebagai bentuk ungkapan rasa syukur, para kades -yang sebagian merupakan incumbent- dalam masa kepemimpinan kedua diharapkan lebih meningkatkan etos kerja. Bupati Ipuk mengingatan para kades dalam bekerja menerapkan filosofi Jawa, yaitu sepi ing pamrih rame ing gawe.

Dia menuturkan karena saat ini masih dalam kondisi pandemi, maka para kades dituntut untuk bisa melakukan inovasi, mecari terobosan dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat sehingga target kinerja RPJMD desa bisa terealisasi.

“Saatnya memberikan bukti bahwa kades yang ada saat ini merupakan pilihan rakyat tepat untuk memimpin desa. Di dalam lingkungan stratregis yang berubah, tentunya tuntutan rakyat juga semakin meningkat,”imbuh Bupati Ipuk.

Baca Juga : 171 Kades di Bondowoso Dilantik, Bupati Salwa: Jangan Kecewakan Masyarakat

Para kades yang baru harus mampu merngubah image yang berkembang di masyakarat bahwa pelayanan birokrasi itu lamban, sulit, tidak ramah dan lain-lain. Caranya dengan mengoptimalkan program  smart kampung untuk meningkatkan mutu dan kualitas layanan bagi rakyat.

Adapun kades hasil pilkades serentak tahun 2021 yang dilantik adalah; Abdul Rahman (Kedunggebang) Kecamatan Tegaldlimo, Khamdan Desa Sumbersari (Kecamatan Srono). Nasrudin Sarkowi (Desa Jelun) dan Bambang Sariyanto Desa/Kecamatan Licin. Eko Hadi Riyanto desa/kecamatan Gambiran Ipong Dermawan Buluagung.Achmad Turmudzi Desa Tegalarum Kecamatan Sempu dan Niwi Desa Sumberanyar Kecamata Wongsorejo.

Sedangkan kades yang terpilih dalam pilkades PAW adalah Weny Pipiet Haridyanti (Desa Parangharjo, Songgon) dan Moh. Qoderi (Desa/Kecamatan Songgon).


Topik

Pemerintahan, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette