Penyebar Hoaks Jembatan Kalibening Putus, Minta Maaf

08 - Dec - 2021, 05:51

Jembatan Sriti dan Hasbi Raihan, penyebar berita hoak saat membuat permintaan maaf di atas Jembatan Kalibening ( foto: Teguh Eko Januari/ JatimTimes)


JATIMTIMES- Jembatan  Sriti Kalibening atau perbatasan Desa Tamanayu dan Desa Pronojiwo  jam 30.00 Wib dikabarkan retak dan hampir putus .

Akibat informasi ini membuat warga sekitar panik dan mengungsi. Informasi ini diperkuat dengan kondisi Kali  Bening yang saat itu memang banjir.

Baca Juga : Erupsi Gunung Semeru, Jembatan Gantung Penghubung Lumajang-Malang Jadi Konsentrasi

Ternyata informasi tersebut hoaks dan disebarkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Pukul 22.20 WIb, warga mengamankan seorang penyebar berita hoak yang bernama Hasbi Raihan dan menuntutnya membuat video permintaan maaf di atas jembatan tersebut.

“Saya atas nama Hasbi Raihan mau mengklarifikasi tentang apa yang saya ucapkan dan saya katakan tentang jembatan Kalibening putus atau retak terkena material, itu semua hoax,” kata Hasbi.

Endah warga setempat panik, karena banjir cukup deras, namun tidak sampai meluap.

"Memang air sungai cukup deras tetapi tidak sampai meluap," ujar Endah.

Endah yang tinggal di sebelah selatan jembatan mengaku sempat panik dan mengungsi bersama keluarganya.

Baca Juga : Erupsi Semeru, Pemkab Kediri Buka Rekening Donasi

"Saat di pengungsian kami dapat berita bahwa itu tidak benar, kami pun kembali ke rumah," tutur Endah.

Meskipun penyebar hoak sudah tertangkap, warga Desa Kalibening dan sekitarnya mengaku masih  jengkel. Mereka berharap kasus seperti ini tidak terulang.


Topik

Peristiwa, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette