57 Anak Terdampak Banjir Bandang Kota Batu Dapat Beasiswa Pendidikan

Reporter

Irsya Richa

20 - Nov - 2021, 10:37

Dari udara pasca banjir bandang di Kota Batu. (Foto: istimewa)


JATIMTIMES - Beasiswa pendidikan bakal diberikan oleh Pemerintah Kota Batu kepada korban anak-anak pasca banjir bandang 4 November 2021 silam. Hanya saja, berapa besaran yang bakal diberikan itu masih belum ditentukan nominalnya.

Mereka yang akan mendapatkan beasiswa total sebanyak 57 pelajar. Dari 57 siswa yang akan mendapatkan beasiswa tersebut, mereka berasal dari beberapa jenjang.

Baca Juga : Bupati Sanusi Pimpin Jajaran Forkompimda Tinjau Lokasi Longsor

Rinciannya, dari kelompok bermain 2 anak, TK sebanyak 7 anak, SD 21 siswa, SMP 19 siswa, belum sekolah 2 orang, SMA/SMK 5 siswa, dan perguruan tinggi 1 mahasiswa.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu Eny Rachyuningsih mengatakan, beasiswa itu diberikan untuk menggugah kembali semangat para pelajar pasca banjir bandang yang menimpa rumah mereka. 

“Supaya mereka semangat lagi untuk sekolahnya,” ucap Eny.

Dari jumlah siswa yang terdata Dinas Pendidikan Kota Batu tersebut, lanjut Eny, ada yang belum bisa kembali bersekolah. Sehingga, pihaknya akan segera memastikan realisasi bantuan beasiswa untuk anak-anak tersebut.

“Karena SPP sekolah ini mulai jenjang SD dan SMP sudah gratis jadi nanti akan dialihkan bantuan dalam bentuk lainnya,” ucap Eny. 

Beasiswa akan diberikan seperti bentuk uang saku, transport, buku, dan seragam.

"Untuk nominalnya berapa kami masih belum bisa memastikan. Karena keputusannya masih belum final,” tambah Eny. 

Baca Juga : Viral Bapak Bersarung Nyawer di Pernikahan, Istri dan Anak Ngamuk hingga Lempar sang Biduan

Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan sekolah masing-masing untuk mengetahui kondisi mereka saat ini.

Sementara itu, warga yang terdampak banjir bandang total sejumlah 89 kartu keluarga. Dengan rumah terdampak banjir bandang ada 31 unit. Rinciannya 12 rumah rusak berat, 5 rusak sedang, dan 14 rusak ringan. Sedangkan kerusakan tempat usaha ada 4 rusak berat dan 1 rusak sedang.

Dengan jumlah kendaraan roda dua yang hanyut atau rusak sebanyak 46 unit dan 11 unit mobil. Insiden memilukan itu juga merenggut puluhan hektare lahan pertanian di Kecamatan Bumiaji.

Sedang masa tanggap darurat pasca banjir bandang Kecamatan Bumiaji berakhir 17 November 2021. Dengan demikian, pada 18 November mulai masuk masa transisi hingga dua pekan mendatang.

Hingga saat ini pun normalisasi sungai masih terus dilakukan oleh tim gabungan. Sebagian juga mulai membangun kembali rumah yang rusak.


Topik

Pemerintahan, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette