Menjelang Parluh PSHT, Jajaran Polres Madiun Mengerahkan 700 Personel untuk Antisipasi Gangguan Kamtibmas

29 - Oct - 2021, 02:21

Persiapan Polres Madiun dalam mengantisipasi gangguan Kamtibmas menjelang Parluh besok (Foto: Humas Polres Madiun for JatimTIMES)


JATIMTIMES- Polres Madiun melakukan persiapan pengamanan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) dalam menyambut acara Prapatan Luhur (Parluh) yang akan dilakukan besok (29/10/20210) oleh salah satu perguruan pencak silat di wilayah Kabupaten Magetan. 

Meski Parluh tersebut  tidak dilaksanakan di Madiun,  jajaran Polres Madiun ikut antisipasi terjadi adanya gesekan karena jarak Madiun dengan Kabupaten Magetan begitu dekat.

Baca Juga : Monumen Suryo Jadi Lokasi Upacara Sumpah Pemuda, Ini Kata Bupati Ngawi 

 

Apel persiapan pengamanan tersebut bertempat dilapangan Tri Brata (Kamis 28/10/2021) yang dipimpin langsung Kapolres Madiun AKBP Jury Leonard Siahaan dengan dihadiri seluruh jajaran Polres Madiun, Anggota Brimob, TNI, Dishub, BPBD serta  Satuan Polisi Pamong Praja.

Dalam melakukan pengamanan Kamtibmas, nantinya jajaran Polres Madiun akan patroli skala besar  serta melakukan penyekatan untuk membatasi warga masyarakat yang akan masuk wilyah Madiun harapannya  agar tidak terjadi kerumunan.

“Pada saat pelaksanaannya baik patroli  skala besar maupun penyekatan kita ingatkan warga, kita ingatkan masyarakat yang akan masuk wilayah Madiun Kabupaten untuk tetap mematuhi protokol kesehatan,” tutur Jury.

Orang nomor satu di Polres Madiun tersebut juga menambahkan, dalam menjaga Kamtibmas saat acara Parluh di Kabupaten Magetan, Polres Madiun akan mengerahkan 700 personel “Kurang lebih 700 personel yang dibagi 2 Shift, hari ini sampai besok, Shift  kedua besok pagi sampai sore,” tambahnya.

Baca Juga : Telat Bayar Uang Kuliah dan KRS, Pemuda Ini Tak Bisa Kuliah di Unmer Madiun 

 

Nantinya Polres Madiun akan fokus pada 2 titik yang punya tingkat kerawanan tinggi yaitu, di perempatan Dumpil dan Kebonsari  yang perbatasan langsung dengan Kabuapten Magetan. Jury juga berpesan kepada warga masyarakat agar tidak melakukan konvoi di jalan karena akan mengganggu Kamtibmas.

“Kita imbau kepada masyarakat untuk yang pertama, tidak perlu melakukan konvoi yang kedua pengamanan Kamtibmas diwilayah Madiun Kabupaten percayakan pada kami. Tetap kami jaga agar situasi wilayah Madiun tetap kondusif,” tutupnya.


Topik

Peristiwa, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette