Tak Mau Kalah dengan Jasa Pijat, Flyer Wisata Tulungagung Juga Akan Masuk Kamar Hotel

27 - Oct - 2021, 03:07

Pantai Pacar Pucanglaban Tulungagung. (Foto: pesisir.net)


JATIMTIMES - Flyer yang berisi informasi mengenai destinasi wisata di Tulungagung selama ini masih ditaruh di lobi atau resepsionis. Dengan kata lain, flyer wisata itu  belum bisa masuk di setiap kamar hotel di Tulungagung sehingga keterbacaan dari flyer yang bertujuan menarik pengunjung wisata itu masih rendah.

Di sisi lain, justru flyer promosi yang lain, salah satunya jasa pijat, sudah masuk di kamar  sejumlah hotel di Tulungagung.

Baca Juga : Ketua Dekranasda Kota Kediri Arahkan Tenun Ikat Kediri Ikuti Trend Masa Kini

Menanggapi hal ini, kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Tulungagung melalui Kabid Pengembangan Pariwisata Aris Wahyudiono mengatakan, belum masuknya flyer, brosur atau pamflet wisata di setiap kamar akan segera dikomunikasikan dengan bidang pemasaran Disbudpar.

Menurut Aris, penempatan flyer destinasi wisata merupakan ranah bidang pemasaran dan akan menjadi sebuah evaluasi. Dirinya juga berharap, agar pemasaran wisata Tulungagung bisa maksimal, flyer nantinya tidak hanya ditempatkandi lobi, melainkan juga harus masuk kamar.hotel.

Selain flyer, untuk memberikan informasi yang lengkap dan mudah diakses, nantinya juga akan dibuatkan TIC (Tourist Information Centre) yang mempunyai ruangan tersendiri, sehingga ketika orang berkunjung ke Tulungagung, bisa langsung mengakses. "Kalau belum terkoneksi internet, paling tidak ada pilihan digital yang bisa di-klik di situ," tambah Aris 

Selain TIC, Dinas nantinya juga akan melakukan pengembangan sistem paket wisata yang mana saat ingin mengunjungi destinasi wisata tertentu akan mendapat paket terpadu wisata yang serangkai.

Untuk mewujudkan itu, kata Aris, diperlukan sebuah tim atau kerja sama antarinstansi terkait. Dan itu sudah dimulai embrionya dengan mengadakan rapat menyusun perencanaan dengan Dishub. Hasil rapat itu telah dirumuskan adanya semacam shelter di seputaran Kota Tulungagung yang berfungsi sebagai titik kumpul wisatawan untuk diantar ke titik wisata pilihan mereka.

Baca Juga : Pemkot Kediri Susun Kajian Rencana Induk Ekonomi Kreatif Kota

"Adanya shelter harapannya semua wisata di Tulungagung bisa terhubung. Selain itu, kami nanti juga bekerja sama dengan travel untuk kami samakan persepsinya," ungkapnya.

Terkait dengan target realisasi, Aris belum bisa memastikan tahun pastinya karena melihat situasi pandemi yang belum selesai sehingga berdampak pada anggaran. Selain itu, sebuah perencanaan dari dinas tidak bisa dilakukan terpisah-pisah. Artinya, merencanakan harus dibarengi dengan penganggaran. "Yang jelas jangan sampai 10 tahun," ucapnya.


Topik

Wisata, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette