2 Pekan 2 Meninggal, Dinkes Tuban Rawat dan Pantau 15 Pasien Covid-19

Reporter

Ahmad Istihar

Editor

Yunan Helmy

17 - Oct - 2021, 01:13

Ilustrasi alat swab antigen covid-19 di Kabupaten Tuban (Foto Ahmad Istihar/Jatim TIMES)


JATIMTIMES - Tercatat dari tanggal 1 sampai 16 Oktober atau selama dua pekan, dua orang dinyatakan meninggal dunia akibat terpapar covid-19 di Kabupaten Tuban.

Kepala Dinas Kesehatan Tuban dr Bambang Priyo Utomo mengatakan, data terbaru ada satu pasien covid-19 yang meninggal Sabtu hari ini (16/10/2021). Sedangkan angka  konfirmasi positif baru satu orang dan tiga  pasien dinyatakan sembuh.

Baca Juga : Lini Pertahanan Masih Jadi Problem Persik Kediri di Kompetisi Liga 1

"Satu orang meninggal asal Kecamatan Montong. Satu orang konfirmasi baru dan tiga sembuh," ucap Bambang, Sabtu (16/10/2021).

Bambang menambahkan, selama Oktober dengan data terakhir Sabtu (16/10) sore,  terdapat dua orang pasien yang meninggal.  "Selama dua pekan ini hanya dua orang yang meninggal. Yakni di tanggal 2 dan 16 Oktober," ungkapnya. 

Kabar baik dari Dinkes Tuban, selama dua pekan perkembangan kasus penyebaran covid-19, tersisa 15 orang berstatus masih dirawat dan dipantau. Rinciannya, 1 orang pasien berada di rumah sakit rujukan RSUD R Koesma, 9 orang berada di rumah sakit luar Tuban, dan  5 orang menjalani isolasi terpadu atau isoter. 

Baca Juga : Giat Vaksin Indonesia Bangkit, Upaya Kejar Target Herd Immunity Masyarakat Jatim

Sampai hari ini,  total kumulatif kasus warga Tuban terpapar positif covid-19 mencapai 7.433 orang. Dari jumlah itu,  925 dinyatakan meninggal dan 6.493 orang dinyatakan sembuh. 


Topik

Peristiwa, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette