Kisah Warga Jember Divaksin: Awalnya Takut, Ternyata...
Reporter
Moh. Ali Mahrus
Editor
Dede Nana
19 - Sep - 2021, 11:26
JATIMTIMES – Masuk halaman kantor DPD Golkar Jember yang bersebelahan dengan kantor DPRD Jember, 3 petugas berpakain ormas partai sudah menghadang di depan pintu masuk. Sesekali ketiga orang tersebut mempersilahkan satu persatu warga untuk masuk, namun tidak jarang kadang ketiga petugas tersebut melarang warga untuk masuk saat kondisi di halaman kantor Partai Golkar sudah penuh.
Hal ini terlihat saat kantor DPD Golkar menggelar vaksinasi, Minggu (19/9/2021) yang diperuntukkan masyarakat umum. Pembatasan jumlah warga bisa masuk di halaman kantor DPD Golkar Jember, dikarenakan panitia harus menjaga agar tidak terjadi kerumunan.
Baca Juga : Golkar Jatim Gelar Vaksinasi di Jember, Sarmuji: Bantu Percepatan Herd Immunty
Sedangkan bagi warga yang belum kebagian untuk masuk di halaman kantor DPD Golkar, bisa menunggu di samping kantor DPRD Jember yang lebih luas. Hal ini semata-mata agar pelaksanaan vaksinasi tetap berjalan dengan protokol kesehatan yang ketat.
Begitu masuk ke ruang aula tempat screening dan vaksinasi, jumlah warga yang ada di dalam lebih sedikit lagi. Hanya sekitar puluhan saja untuk menunggu giliran vaksin dan sisanya menunggu observasi dari tim medis setelah mendapatkan suntikan vaksin. Salah satunya Inayah Munaroh yang harus menunggu observasi pasca mendapat suntukan vaksin dosis pertama.
Kepada wartawan, perempuan asal Kecamatan Tempurejo ini mengatakan, bahwa dirinya jauh-jauh dari rumahnya untuk ikut vaksin, karena merasa tidak enak sama teman kantor, di mana seluruhnya sudah vaksin dan tinggal dirinya yang belum.
“Awalnya sih takut mau ikut vaksin, tapi karena seperti kewajiban ditambah seluruh teman kantor semuanya sudah vaksin, ya akhirnya saya harus ikut vaksin juga,” ujar Inayah sambil sedikit menahan rasa sakit habis mendapat suntikan vaksin.
Namun rasa takut Inayah telah terobati setelah dirinya benar-benar menjalani suntik vaksin yang digelar oleh DPD Golkar Jatim. Menurut perempuan muda ini, suntik vaksin ternyata tidak seperti yang ditakuti olehnya selama ini.
Baginya, sakit sedikit saat disuntik adalah hal wajar. Terpenting adalah bagaimana dirinya bisa tetap sehat dan tidak terpapar virus Covid-19. “Ternyata tidak sakit, hanya pas disuntik saja, efeknya pun setelah observasi juga tidak ada. Hanya sedikit agak lapar dan ngantuk saja, selebihnya tidak ada,” ujar Inayah...