Polres Blitar Ungkap Fakta Baru Mayat Gadis Bertato, Sempat Pesta Miras Sebelum Tewas
Reporter
Aunur Rofiq
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
22 - Jul - 2021, 07:47
BLITARTIMES- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blitar terus melakukan pendalaman penyelidikan terkait kasus kematian gadis belia yang jasadnya ditemukan hanyut di sungai Desa Jimbe, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar. Fakta baru pun berhasil diungkap oleh polisi.
Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela mengatakan, terakhir kali sebelum ditemukan tak bernyawa, korban sempat kumpul-kumpul dengan temannya untuk mengkonsumsi minuman keras (Miras). Saat itu, korban terlibat cekcok dengan teman wanitanya.
Baca Juga : Mayat Bersimbah Darah Ditemukan di Pasar Hewan
“Fakta ini berhasil kami kuak dari keterangan saksi. Serta dari percakapan di media sosial korban," kata Leonard, Kamis (22/7/2021).
Setelah terlibat cekcok dengan teman wanitanya, teman-teman korban pulang namun korban menyendiri di tepian sungai yang lokasinya sekitar 2 km dari titik ditemukannya jasad korban. Beberapa teman membujuk korban untuk pulang, namun tak dihiraukan. Korban justru meminta agar dipanggilkan teman yang baru saja terlibat cekcok dengannya.
“Korban menyendiri di tepian sungai, dia ngambek. Kemungkinan saat itu dia masih dalam pengaruh miras. Dia dibujuk diajak pulang, tapi tidak mau. Korban lalu minta untuk memanggil teman yang cekcok dengannya. Teman-teman korban menuruti permintaan korban, teman yang baru saja cekcok dengan dia dipanggilkan. Namun saat temannya datang, korban sudah tidak ada, hanya terlihat sandal korban di tepi sungai," terangnya.
Leonard menambahkan, hasil otopsi dari tim Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Kediri, kematian korban disebabkan karena tenggelam. ”Penyebab korban meninggal dunia dikarenakan tenggelam di sungai,” paparnya.
Diberitakan sebelumnya, ketenangan warga Desa Jimbe, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar digegerkan dengan penemuan mayat. Mayat setengah telanjang pertama kali ditemukan oleh dua pencari ikan di aliran sungai desa setempat. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polsek Lodoyo Barat.
Baca Juga : Residivis Curwan Kembali Ditangkap Karena Narkoba
Informasi yang dihimpun dari kepolisian, saat ditemukan wajah jasad mayat berjenis kelamin perempuan itu sudah tak lagi bisa dikenali. Tubuhnya pun mulai membengkak dan sebagian kulit sudah mengelupas.
Korban diperkirakan berusia 20-30 tahun dengan tinggi badan sekitar 160 cm, kulit bersih dan memakai celana panjang warna hitam merek AX. Ciri-ciri lain korban, di lengan kiri belakang, ada tato tulisan Winda. Kemudian di bagian punggung sebelah kanan, ada tato mirip kuda poni.
Tak berselang lama usai dievakuasi, polisi berhasil mengungkap identitas jasad perempuan bertato tersebut. Korban diketahui bernama Winda Oktaviani (14) yang sudah seminggu meninggalkan rumah.
