Dampak PPKM Darurat, Omzet Pedagang Hewan Kurban Turun Drastis

Reporter

Eko Arif Setiono

Editor

Dede Nana

16 - Jul - 2021, 01:36

Beberapa hewan kurban milik Doni tampak diturunkan dari kendaraan.(eko arif s/Jatimtimes)


KEDIRITIMES - Penjualan hewan kurban pada Idul Adha tahun ini tidak seperti di tahun-tahun sebelumnya. Di mana pedagang hewan kurban tahun ini mengalami penurunan omzet secara drastis.

Tidak adanya pesanan dari luar kota akibat pemberlakuan PPKM Darurat membuat penjualan sepi. Hal ini disampaikan oleh Doni, salah satu pedagang kambing asal Kabupaten Kediri.

Baca Juga : 4 Alasan Mengapa Game Free Fire Bisa Sukses di Indonesia

Dirinya mengaku, penurunan penjualan bisa mencapai 50 persen dari biasanya. Dari semula mampu menjual 100 ekor kambing. Dirinya saat ini hanya mampu menjual kambing kurang lebih 30 ekor kambing.

"Baru laku 30 ekor. Penjualan tahun ini kelihatannya memang sulit. Karena adanya PPKM Darurat yang memang ketat," ujarnya kepada Jatim Times.com, Kamis (15/7/2021).

Masih kata Doni, penjualan yang dinilai sulit membuat harga kambing dipastikan akan stabil menjelang hari pelaksanaan Idul Adha nanti. Harga kambing saat ini berkisar antara Rp 2 juta sampai Rp 5 juta per ekor.

Baca Juga : Tidak Pakai Masker Didenda dan SIM Disita, Anggota Dewan: Semakin Menyusahkan Rakyat

"Harga masih stabil. Karena diharga segini saja penjualan masih sulit, belum lagi stok barang juga masih banyak," ungkapnya.


Topik

Ekonomi, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette