Tidak Pakai Masker Didenda dan SIM Disita, Anggota Dewan: Semakin Menyusahkan Rakyat

16 - Jul - 2021, 01:14

Dedi Marta, SE (Foto: Bramastyo Dhieka Anugerah / Jatim Times)


LUMAJANGTIMES - Dedi Marta anggota Komisi B DPRD Kabupaten Lumajang dari Fraksi Gerindra angkat suara terkait operasi yustisi yang dilakukan oleh  aparat kepada masyarakat yang tidak memakai masker. 

Dirinya menjelaskan, apabila penertiban masyarakat tidak harus menyita SIM yang semakin membuat susah warga. Terutama di saat PPKM Darurat dengan banyaknya aturan yang wajib dipatuhi masyarakat.

Baca Juga : Pastikan Kondisi Warga, Wali Kota Malang Sutiaji Monitoring Pasien Isolasi Mandiri di Rumah

"Masyarakat sudah direpotkan gegara PPKM masih harus bayar denda dan SIM disita," ujar Dedi.

Lebih lanjut Dedi mempertanyakan terkait kewenangan Satpol PP yang menyita SIM warga yang melanggar aturan dalam PPKM Darurat. Dirinya menyebut, kewenangan itu adanya di pihak kepolisian dalam hal ini polantas.

"Kok sampek menyita SIM,  kan tidak ada bukti penyerahan atau penyitaan?," imbuh Dedi.

Baca Juga : Pemprov Jatim Gelar Vaksinasi Covid-19 Door to Door ke Komunitas Warga Papua di Surabaya

Pria asal Banyuputih ini memberikan pandangan bahwa seharusnya masyarakat tidak dibebani dengan denda, tapi diberi pembinaan/teguran. "Masyarakat sudah sangat sengsara sekarang, cukup diingatkan saja tidak perlu denda," tegasnya.


Topik

Peristiwa, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette