Pertama di Indonesia, Kabupaten Blitar Launching Ambulance Adminduk, Siap Datangi Rumah-rumah Warga

Reporter

Aunur Rofiq

07 - Jul - 2021, 10:35

Kepala Dispendukcapil Kab Blitar Luhur Sejati mengikuti launching Ambulance Adminduk dan PKS Salam Sak Jangkah dari Pendopo RHN.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)


BLITARTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) semakin kaya inovasi. Inovasi demi inovasi lahir untuk meningkatkan kualitas layanan administrasi kependudukan (Adminduk) bagi warga Kabupaten Blitar. Terbaru, Dispendukcapil meluncurkan layanan Ambulance Adminduk.

Ambulance Adminduk dilaunching secara daring oleh Bupati Blitar Rini Syarifah pada Rabu (7/7/2021). Launching dilaksanakan secara daring karena Kabupaten Blitar tengah melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Darurat. Acara launching Ambulance Adminduk disiarkan langsung melalui channel You Tube Pemkab Blitar dan disaksikan oleh seluruh Desa/Kelurahan dan Kecamatan di Kabupaten Blitar. Dengan launching tersebut, Kabupaten Blitar menjadi yang pertama di Indonesia sebagai daerah yang memiliki Ambulance Adminduk. 

Baca Juga : 300 Produk UKM Lumajang Akan Dipasarkan Oleh Pokja Rumah Kita

Kepala Dispendukcapil Kabupaten Blitar, Luhur Sejati mengatakan, setelah diluncurkan oleh Bupati Blitar, Ambulance Adminduk akan melakukan jemput bola pelayanan adminduk ke rumah-rumah warga yang anggota keluarganya akan melahirkan, melahirkan dan anggota keluarganya meninggal dunia.

“Jemput bola diutamakan bagi warga yang mengurus akta kelahiran dan akta kematian. Penerbitan akta kelahiran dan akta kematian itu sangat penting sekali. Terlebih perkembangan penduduk ini sangat dinamis. Sehingga sangat perlu kita lakukan jemput bola melalui Ambulance Adminduk,” terang Luhur.

Dengan jemput bola ke rumah-rumah warga, diharapkan pengurusan dokumen kependudukan di Kabupaten Blitar bisa selesai di tingkat paling bawah. Layanan baru ini selaras dengan visi-misi pemerintah untuk mencegah terjadinya kerumuman massa di masa pandemi Covid-19.

“Di masa pandemi khususnya di masa PPKM Darurat ini, masyarakat di rumah saja, kami yang turun memberikan pelayanan. Di masa PPKM Darurat ini kita tidak bisa menghentikan layanan kependudukan. Karena jika pelayanan terhenti maka di kemudian hari akan banyak problem yang terjadi,” tukasnya.

Dijelaskan, bagi masyarakat yang menginginkan layanan Ambulance Adminduk cara mengaksesnya cukup mudah. Masyarakat hanya perlu melapor ke nomor telpon darurat Dispendukcapil Kabupaten Blitar di nomor 0895333222229.

“Di nomor darurat kami 0895333222229, silahkan laporkan nama, kemudian alamat dan nomer telpon yang bisa dihubungi, itu saja. Untuk yang lain-lain nanti kami akan mendatangi. Begitu ada nomer masuk kami akan langsung beri panduan, kami akan berikan persyaratan dan begitu kami datang ke sana akan langsung kita proses,” paparnya.

Lebih dalam Luhur menyampaikan, pada prinsipnya layanan yang bisa dilayani oleh Ambulance Adminduk adalah seluruh dokumen administrasi kependudukan. Namun untuk saat ini yang didahulukan adalah layanan akta kelahiran dan akta kematian.

“Kita dahulukan untuk akta kelahiran dan akta kematian. Karena produk dari dua dokumen ini kan multi, ada akte, KK dan KIA. Ujungnya satu tapi dokumen yang dibuat dan diterima warga lebih dari satu,” jlentrehnya.

Sementara itu, Bupati Blitar Rini Syarifah di kesempatan ini memuji inovasi baru Ambulance Adminduk yang diluncurkan oleh Dispendukcapil Kabupaten Blitar. Bupati Rini berharap hadirnya layanan ini bisa memberikan manfaat dan membahagiakan masyarakat.

Baca Juga : Ribuan Orang Ikuti Vaksinasi Massal yang Digelar Kodim 0808/Blitar

“Semoga dengan hadirnya layanan Ambulance Adminduk ini pelayanan akta kelahiran dan akta kematian di Kabupaten Blitar progresnya semakin cepat. Semoga layanan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat. Mengurus dokumen akta kelahiran dan kematian warga tidak perlu lagi datang ke kantor Dukcapil,” ungkap Bupati Rini.

Di kesempatan yang sama, Bupati Blitar Rini Syarifah juga menyaksikan langsung penandatanganan kerjasama (PKS) Program Salam Sak Jangkah antara Desa/Kelurahan dengan Dispendukcapil Kabupaten Blitar. Dengan penandatanganan kerjasama ini, hingga saat ini telah ada 11 kecamatan di Kabupaten Blitar yang melaksanakan PKS dengan Dispendukcapil dan melaksanakan pelayanan adminduk di tingkat Desa/Kelurahan.

Di agenda ini, Desa/Kelurahan yang melaksanakan PKS dengan Dispendukcapil meliputi 11 Desa. Rinciannya 7 Desa dari Kecamatan Selopuro, 1 Desa di Kecamatan Sanankulon dan 5 Desa dari Kecamatan Wonotirto. Sama seperti launching Ambulance Adminduk, PKS Salam Sak Jangkah juga dilakukan secara daring. Bupati Rini Syarifah menyaksikan dari RSUD Srengat, Kepala Dispendukcapil Luhur Sejati dari Pendapa Agung Ronggo Hadi Negoro dan 11 Desa mengikuti dari kantor desa masing-masing.

“Total hingga hari ini dari 248 Desa/Kelurahan sudah ada 159 atau sekitar 50 persen lebih Desa/Kelurahan yang warganya tidak perlu ke Kantor Dukcapil lagi karena sudak PKS Salam Sak Jangkah dengan kita. Pengurusan Adminduk cukup dilakukan di kantor Desa/Kelurahan. Alhamdulilah, semoga Allah memberikan keajaiban. Bagi desa-desa yang belum PKS bisa segera bergabung dengan kami. Sehingga warga tidak perlu ke kantor Dukcapil lagi, biarkan kami yang turun ke desa-desa untuk memberikan pelayanan,” tandas Luhur.

Terkait dengan capaian Salam Sak Jangkah, Bupati Blitar Rini Syarifah memberikan apresiasi kerja keras Dispendukcapil. Dirinya pun kembali menegaskan perbaikan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Blitar menjadi salah satu fokus kerjanya saat ini. Dalam hal ini, dirinya ingin pelayanan Adminduk di Kabupaten Blitar harus serba cepat, mudah dan tentunya ora ragat. Maka dari itu, dirinya bertekad untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Sudah menjadi kewajiban bahwa negara harus hadir dalam pelayanan publik. Saya menghimbau bagi wilayah yang belum melakukan Salam Sak Jangkah agar segera bergabung demi mudahnya akses dan layanan dokumen Adminduk yang membahagiakan bagi masyarakat Kabupaten Blitar,” pungkas orang nomor satu di Kabupaten Blitar.


Topik

Pemerintahan, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette