Banyak Pasien Covid-19 yang Isolasi Mandiri, Penjualan dan Harga Tabung Gas Oksigen Melonjak
Reporter
Tubagus Achmad
Editor
Dede Nana
02 - Jul - 2021, 12:03
MALANGTIMES - Dengan banyaknya masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah, membuat permintaan tabung gas oksigen melonjak.
Permintaan yang terus datang terkait pembelian tabung gas maupun isi ulang gas oksigen, salah satunya terjadi di UD Wiranto Gas yang berlokasi di Jalan Aris Munandar Nomor 27, Kelurahan Kidul Dalem, Kecamatan Klojen, Kota Malang.
Baca Juga : Hari Bhayangkara ke-75, Polresta Malang Kota Fokus Percepatan Penanganan Covid-19
Pemilik dari usaha penjualan tabung dan isi ulang gas oksigen yakni Chandra Atjunita (55) mengatakan, konsumen yang membeli tabung gas maupun isi ulang gas oksigen tersebut rata-rata digunakan untuk masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan harus menjalani isolasi mandiri.
"Biasanya orang-orang beli ke sini untuk isolasi mandiri. Kebanyakan untuk yang korona (masyarakat terkonfirmasi positif Covid-19)," ungkapnya kepada MalangTIMES.com, Kamis (1/7/2021).
Namun, untuk saat ini pihaknya hanya dapat melayani pembelian isi ulang gas oksigen. Karena ketersediaan tabung gas oksigen berukuran satu meter kubik di UD Wiranto Gas kehabisan stok. Karena terlalu banyaknya pembeli yang rata-rata digunakan untuk pasien isolasi mandiri.
"Tabung yang besar masih ada, yang kecil sudah enggak ada. Orang-orang ke sini cuma isi ulang saja. Rp 55 ribu per satu meter kubik," ujarnya.
Dirinya pun tidak dapat memastikan kapan akan tersedia kembali tabung gas oksigen berukuran satu meter kubik. Pasalnya, saat ini harga dari pihak pemasok pun juga mengalami kenaikan.
Harga yang dicantumkan saat ini oleh pemasok untuk tabung gas satu meter kubik sudah tidak seperti satu setengah bulan yang lalu. Di mana dirinya mengambil dari pemasok masih harga Rp 450 ribu.
"Sekarang dari pemasok menaikkan harganya sampai Rp 650 ribu. Naik banget mas, saya enggak belanja lagi. Karena sekarang kacau harganya," terangnya.
Baca Juga : Baca Selengkapnya