Sukarno Festival Angkat Tema Mustika Rasa, Media Diplomasi Melalui Jamuan Tamu Negara

Reporter

Aunur Rofiq

Editor

Dede Nana

02 - Jun - 2021, 02:55

Wagub Jatim, Emil Elistianto Dardak.(Foto : screnshoot Zoom/BlitarTIMES))


BLITARTIMES - Sama seperti tahun lalu, Sukarno Festival pada tahun ini kembali digelar secara virtual karena negara masih dalam situasi pandemi. Sukarno Festival kali ini mengangkat tema Mustika Rasa ‘Rasa Sebagai Diplomasi Media Sukarno’.

“Hari ini 1 Juni 2021 tepat di peringatan Hari Lahir Pancasila, Sukarno Festival kembali hadir dengan mengangkat tema Mustika Rasa,” kata Koordinator Sukarno Festival, Upi Suprianto.

Baca Juga : Wali Kota Kediri Inisiasi Gerakan Kebangsaan Mengumandangkan Mars Pancasila di Hari Lahir Pancasila

Sukarno Festival dengan tema Mustika Rasa menghadirkan sejumlah narasumber. Diantaranya, Emil Elestianto Dardak (Wakil Gubernur Jawa Timur), Andi Yuwono (Ketua Asosiasi Desa Wisata Indonesia) dan Janti Suksmarini (Kepala Perpustakaan Nasional Bung Karno).

Menurut Upi, Sukarno Festival ini adalah sebuah sisi lain cerita Sukarno yang harus diketahui oleh masyarakat Indonesia. Bung Karno sebagai Presiden Pertama RI dan penggali nilai-nilai Pancasila, menggunakan masakan sebagai media diplomasi untuk menjadi jamuan tamu Negara.

“Pemikiran bung Karno tentang mustikarasa saat ini sangat relevan sebagai media ketahanan pangan di masa situasi Pandemi Covid-19. Selain itu output Sukarno Festival akan dibuat  sebuah buku yang akan menjadi catatan sendiri tentang kerja ideologi tersebut,” imbuhnya.

Banyak paparan menarik yang disampaikan narasumber dalam Sukarno Festival edisi kali ini. Diantaranya seperti yang disampaikan Emil Dardak. Dalam paparanya, Emil mengatakan, bangsa yang besar adalah bangsa yang memiliki keagungan budayanya. Indonesia adalah negara yang memiliki peradaban dan cita rasa yang sangat berkelas. 

“Indonesia memiliki keanekaragaman budaya dan memiliki aneka citarasa,” ungkap Emil.

Di kesempatan yang sama, Kepala Perpustakaan Nasional Bung Karno Janti Sukmarini menyampaikan, Sukarno memiliki mustika. Bapak pendiri bangsa itu menyebutnya Mustika Rasa. Di era saat ini seluruh masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda harus memahami apa itu Mustika Rasa.

Baca Juga : Momentum Harlah Pancasila, Wali Kota Kediri Ajak Milenial Aplikasikan Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

“Makanan kesukaan sampai politik pangan adalah hasil dokumentasi dari berbagi resep makanan  yang berasal dari wilayah seluruh Indonesia,” terang Janti.

Selain itu narasumber yang cukup menarik bahasannya adalah Ketua Asosiasi Desa Wisata Indonesia (Asidewi) Andi Yuwono. Menurut Andi, desa wisata bukan hanya sekedar desa yang berbicara wisata. Tapi desa wisata memiliki hubungan yang erat dengan Mustika Rasa.

“Desa di Indonesia terbentuk atas investasi atas desa-desa sebelum nama desa itu ada. Hubungannya dengan mustikarasa? Tentu erat kaitanya dengan Trisakti Bung Karno yang meliputi bidang politik. Di mana, desa sudah menjadi satu kesatuan dalam administratif. Kedua berdikari di bidang ekonomi dan ketiga berkepribadian di bidang kebudayaan,” tegas Andi.


Topik

Peristiwa, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette