BPBD Kabupaten Jombang: Banjir yang Rendam Sejumlah Desa Surut
03 - Apr - 2021, 12:20
JOMBANGTIMES - Banjir yang melanda 8 desa di 3 kecamatan di Jombang telah surut. Debit air di dua sungai yang jadi pemicu banjir juga telah mengalami penurunan debit air.
Berdasarkan data yang dirilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang, banjir sebelumnya melanda 8 desa di 3 kecamatan. Yaitu, Desa Wringinpitu dan Desa Catakgayam, Kecamatan Mojowarno dengan ketinggian antara 5-40 cm. Di Kecamatan Mojoagung, banjir melanda Desa Kedemangan, Desa Betek dan Desa Janti dengan ketinggian antara 10-60 cm.
Baca Juga : Beredar Video Sebut "Bupati Budheg" Saat Pasang Banner Protes Kenaikan NJOP di Tulungagung
Sedangkan di Kecamatan Sumobito, banjir melanda Desa Talunkidul, Desa Madyopuro dan Desa Kendalsari dengan ketinggian air 40 cm.
Supervisor Pusdalops BPBD Kabupaten Jombang Stevie Maria mengatakan, banjir sebagian sudah surut pada sore ini sekitar pukul 15.30 WIB. Genangan air masih terjadi di 2 desa, yaitu Dusun Talunlor, Desa Talunkidul dengan ketinggian air 20-30 cm, dan di Dusun Grudo, Desa Madyopuro banjir masih 20-30 cm.
"Sudah surut. Tinggal 2 desa yang belum surut. Banjir hanya merendam jalan desa di 2 lokasi," beber Stevie kepada wartawan, Jumat (2/4/2021).
Banjir yang melanda sejumlah desa ini diakibatkan oleh meluapnya Sungai Pancir Gunting dan Catak Banteng pada Kamis (1/4/2021) malam kemarin. Saat itu curah hujan cukup tinggi di wilayah Jombang dan di hulu 2 sungai tersebut.
Hingga sore ini, lanjut Stevie, kondisi 2 sungai tersebut telah mengalami penurunan debit air yang cukup signifikan.
"Kondisi sungai sudah aman," pungkasnya.
