Perekonomian Malang Menggembirakan, Salah Satunya karena Pajak Mobil Nol Persen

31 - Mar - 2021, 12:28

Ilustrasi peningkatan ekonomi (accuratedotid)


MALANGTIMES - Survei Penjualan Eceran (SPE) bulan Maret 2021 di Malang meningkat. Hal ini nampak pada hasil survei Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Malang yang menunjukkan hasil perkiraan 18,53 persen (MTM).

Kepala KPwBI Malang, Azka Subhan  menjelaskan, jika perkiraan penjualan itu lebih tinggi dibandingkan dengan realisasi penjualan bulan Februari yang hanya sebesar 3,32 persen (mtm).

Baca Juga : Khofifah Dorong Digitalisasi UMKM Jatim ke Kancah Dunia

Pertumbuhan positif itu, terdominasi dengan kelompok kendaraan sebesar 53,68 persen, kemudian disusul kelompok bahan bakar kendaraan bermotor sebesar 16,01 persen serta suku cadang maupun aksesoris dengan besaran 11,82 persen.

"Beberapa kelompok komoditas mengalami pertumbuhan penjualan secara bulanan. Kategori kendaraan tercatat meningkat sebesar 28,11 persen (mtm), dibandingkan penjualan Februari 2021 sebesar 4,02 persen (mtm)," terangnya.

Sentimen pemberlakukan PPnBM 0 persen dan pelonggaran uang muka Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) hingga 0 persen turut mendorong daya beli masyarakat sehingga membuat pertumbuhan positif.

"Daya beli masyarakat meningkat, tentu ini seiring dengan peralihan PPKM menjadi PPKM Mikro pada Maret 2021 turut berdampak," bebernya.

Selain itu, pada komoditas lain, seperti kelompok makanan minuman serta kelompok tembakau, memberikan sentimen positif. Pertumbuhan pada kelompok tersebut sebesar 12,24 persen (mtm), jauh dibanding bulan sebelumnya sebesar -6,82 persen (mtm).

Sedangkan untuk kelompok barang lainnya, juga mengalami peningkatan sebesar 21,33 persen (mtm). Besaran capaian Maret lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang hanya sebesar 8,59 persen (mtm).

Pertumbuhan positif ekonomi ini juga selaras dengan hasil survei konsumen Bank Indonesia (BI) Malang pada bulan Maret 2021 mengindikasikan keyakinan konsumen mulai meningkat. Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang mengalami peningkatan dari waktu sebelumnya.

Baca Juga : Cari Solusi, Kades Datangi Pendopo Tulungagung, Bupati : Kucari Jalan Terbaik

IKK pada bulan Maret tercatat sebesar 96,08 atau lebih tinggi jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang hanya sebesar 80,17. Peningkatan IKK berasal dari meningkatnya Indeks Kondisi Ekonomi (IKE). Peningkatan IKE ini dipengaruhi oleh pembelian durable goods, ketersediaan lapangan kerja dan penghasilan saat ini.

Untuk saat ini, IKE tercatat sebesar 62,00 lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang berada pada angka 52,00. Pembelian durable goods dan ketersediaan lapangan pekerjaan menjadi pendorong. Peningkatan itu juga sejalan dengan program vaksinasi pemerintah.

 

 


Topik

Ekonomi, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette