Wabup Irwan: Sudah Ada 130 Toko Tradisional yang Dibina Alfamart
Reporter
Abror Rosi
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
21 - Mar - 2021, 12:07
BONDOWOSOTIMES - Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat memastikan jika hadirnya toko ritel berjejaring seperti Alfamart tidak akan mematikan toko kelontong atau toko tradisional sekitar.
Hal itu diungkapkan Wabup Irwan saat membuka acara pelatihan manajemen ritel kepada UMKM dan Wisma Wakil Bupati, Sabtu (20/3/2021).
Baca Juga : Jelang HUT, WOM Finance Salurkan Bantuan Pandemi Covid-19 di Wilayah Zona Merah
Wabup Irwan menegaskan jika masyarakat harus mengubah pandangan hidup di saat tuntutan toko swalayan datang. Pasalnya, kehadiran toko swalayan justru agar toko sekitar dapat lebih berkembang.
"Padahal kehadirannya (toko swalayan) agar warung di sekitar eksis," terang Wabup Irwan.
Irwan menjelaskan jika toko swalayan akan memberdayakan toko-toko sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) yang berlaku. Yakni dengan memberikan pembinaan kepada toko sekitar lewat program khusus.
Wabup menyebut jika sejauh ini sudah dilakukan pembinaan oleh Alfamart kepada 130 toko tradisional. "Sudah ada 130 dan bukan hanya manajemen yang dibantu. Tapi akan dilakukan make over. Toko yang kumuh akan dibangunkan menggunakan CSR," ungkapnya.
Sementara Branch Manager Alfamart Jember, Suriadi, mengatakan, pembinaan tersebut tertuang dalam program Outlet Binaan Alfamart (OBA). Yakni dengan memberikan didikan manajemen produk, pembukuan hingga toko tradisional dapat kulakan di Alfamart.
"Kita didik dari sisi manajemen produknya. Kita kasih lebih murah. Mereka punya harga khusus. Mereka yang bergabung dengan kita," jelasnya.
Baca Juga : Peduli Lingkungan Hidup, WOM Finance Tanam 1.000 Pohon untuk Penghijauan
Suriadi menyebut jika tidak ada batasan kuota untuk toko tradisional yang ingin menjadi mitra. Bahkan, pihaknya memang sedang mencari sebanyak-banyaknya.
"Kalau warung itu bebas. Justru ingin sebanyak-banyaknya," inginnya.
Kendati demikian, Suriadi tak menyebut di kecamatan mana pembinaan tersebut dilakukan. Menurutnya, pembinaan dilakukan di daerah pinggiran Kabupaten Bondowoso.
"Kita Bondowoso pinggiran ya. Hampir di seluruh Bondowoso. Setelah di-make over nanti ada plangnya," pungkasnya.
