Pemkab Pamekasan Berhasil Dongkrak PAD Tahun 2020

Reporter

khairul rozi

Editor

Yunan Helmy

09 - Mar - 2021, 02:57

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam saat menyampaikan Nota Penjelasan Bupati Mengenai Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Tahun Anggaran 2020 di ruang paripurna DPRD (Foto: Istimewa)


PAMEKASANTIMES -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, berhasil mengumpulkan pendapatan asli daerah  (PAD) 2020 pada masa pandemi covid-19 dengan melebihi target.

Hal itu disampaikan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dalam Rapat Paripurna DPRD Pamekasan tentang Penyampaian Nota Penjelasan Bupati Mengenai Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Tahun Anggaran 2020 di ruang paripurna DPRD, Senin (08/03/2021).

Baca Juga : Begini Cara Truk Pasir Tanpa SKAB Menghidari Operasi Satpol PP

Bupati Baddrut Tamam kepada sejumlah awak media menyampaikan, realisasi PAD 2020 mencapai angka hingga Rp 232 miliar. Padahal, target sebelumnya yakni Rp 182 miliar. Jadi, melampaui target hingga Rp 49 miliar.

Menurut bupati,  capaian PAD itu terdiri dari pajak daerah Rp 37 miliar dari target Rp 34 miliar, retribusi daerah dari target Rp 15 miliar terealisasi Rp 16 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dengan target Rp 1 miliar tetapi terealisasi hingga Rp 2 miliar. Terakhir lain-lain PAD yang sah mencapai 176 miliar dari target Rp 130 miliar.

Dikatakannya, strategi yang mampu mendongkrak PAD tersebut salah satunya retribusi parkir di RSUD Smart Pamekasan yang tidak lagi menggunakan manual, melainkan retribusi elektronik. Hal itu  mampu meminimalisasi terjadinya kebocoran PAD.

"Contoh ya, sebelumnya pengelolaan parkir di RSUD itu manual, sekarang sudah elektronik. Dari situ, sebagian dari PAD kita yang meningkat, di samping beberapa strategi lainnya," katanya kepada sejumlah awak media.

Baca Juga : Jumlah Plt di Bondowoso Terus Meroket

Menurut bupati, meski di tengah pandemi covid-19, kinerja dan capaian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan tahun 2020 berjalan dengan baik sesuai dengan program yang telah dicanangkan. "Capaian kinerja dari beberapa item kerja teknis itu lebih dari 90 persen. Kalaupun ada capaian yang belum terlaksana dengan baik, karena pada tahun 2020 kita menghadapi covid-19 yang awalnya kita belum siap," jelasnya.

 


Topik

Advertorial, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette