Terekam CCTV, Begini Gerak Gerik Terduga Pembunuh Juragan Toko di Blitar
Reporter
Aunur Rofiq
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
02 - Mar - 2021, 11:32
BLITARTIMES-Polisi masih terus mempelajari rekaman CCTV yang menangkap terduga pembunuhan juragan toko di Desa Jatinom, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar. Dalam rekaman CCTV tersebut nampak seorang pria berjalan-jalan di antara etalase toko milik korban Bisri Efendi (71).
Dari rekaman gambar CCTV nampak seorang pria berjalan-jalan memakai jaket dengan penutup kepala serta celana pendek. Dalam rekaman CCTV juga nampak pria tersebut berusaha menutup kamera CCTV menggunakan kertas setelah menyadari aksinya terekam kamera pengintai tersebut.
Baca Juga : Densus 88 Antiteror Mabes Polri Amankan 8 Terduga Teroris di Jatim, 2 dari Malang
Penyelidikan kepolisian, di toko milik korban diketahui terdapat 16 CCTV. Dari 16 CCTV, 4 di antaranya sempat ditutup aluminium foil oleh pelaku. Hal ini diduga sengaja dilakukan pelaku agar aksi kejahatannya tidak terlihat dari kamera CCTV.
“Dari rekaman video CCTV itu kami melakukan analisa. Di video itu terlihat satu orang yang sama,” ungkap Kasatreskrim Polres Blitar, AKP Donni Kristian Bara'langi, Selasa (2/3/2021).
Dikatakannya, saat ini pihaknya masih terus berupaya mengungkap teka-teki kematian korban Bisri. Selain bukti video CCTV, Tim Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur juga telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) di Desa Jatinom.
Hingga berita ini diturunkan polisi terus melakukan penyelidikan di TKP. Dari penyelidikan yang dilakukan polisi berhasil menemukan sampel sidik jari. Sidik jari tersebut diduga kuat adalah milik pelaku saat berada di toko korban.
Selain sidik jari dan video CCTV dari lokasi kejadian, polisi juga mengamankan barang bukti. Di antaranya lakban dan gagang cangkul yang diduga kuat digunakan untuk menghabisi nyawa korban.
“Penyelidikan terus kita lakukan. Sidik jari yang diduga milik pelaku berhasil kita temukan. Kita juga temukan gagang cangkul yang diduga digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban,” terangnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, ketenangan warga Blitar dikejutkan dengan peristiwa dugaan pembunuhan. Dilaporkan seorang pemilik toko di Desa Jatinom, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar ditemukan tewas bersimbah darah, Sabtu (27/2/2021) pagi. Korban diketahui pemilik Toko Bisri bernama Bisri Efendi (71).
Baca Juga : Lewat Kegiatan ini, Unisma Beri Added Value pada Lulusannya
Informasi yang dihimpun dari kepolisian, kejadian ini pertama kali diketahui olek karyawan toko. Saat tiba di toko, karyawan tersebut melihat kondisi toko sudah dalam kondisi terbuka. Saksi kemudian melihat kedalam dan terlihat pemilik toko berada dalam kondisi tergeletak di lantai bersimbah darah. Berdasarkan pemeriksaan awal, korban ditemukan dalam kondisi terikat kakinya, kepala ditutup sarung dan luka di bagian kepala.
Hasil otopsi sementara yang dilakukan dokter forensik RS Bhayangkara Kediri terhadap Bisri menerangkan korban mengalami pendarahan bagian kepala akibat kekerasan benda tumpul. Pemeriksaan dokter forensik kekerasan tumpul pada kepala mengakibatkan patah tulang dasar tengkorak. Dan inilah yang mengakibatkan pendarahan otak sehingga korban meninggal dunia.
Selain itu, hasil pemeriksaan luar juga menemukan luka memar pada dahi, pelipis kanan, telinga kiri, leher kiri hingga leher belakang, daun telinga kiri, perut sisi kiri, jari pertama dan ketiga tangan kiri serta punggung atas. Semua luka itu akibat kekerasan benda tumpul.
Dalam mengungkap kasus ini polisi terus melakukan pendalaman penyelidikan. Sebanyak 12 saksi diperiksa oleh penyidik Satreskrim. Keduabelas saksi itu terdiri dari karyawan atau penjaga toko milik korban, tukang bangunan, dan pihak keluarga korban.
