Pandemi Covid-19 Picu Peningkatan Angka Pengangguran di Banyuwangi

27 - Feb - 2021, 04:27

Tri Erwandi, Kepala Badan Pusat Statistika (BPS) Banyuwangi (Nurhadi Banyuwangi/ JatimTimes)


BANYUWANGITIMES - Pandemi Covid-19 menjadi pemicu kenaikan jumlah angka pengangguran di wilayah Banyuwangi dalam satu tahun terakhir.

Menurut Kepala Badan Pusat Statistika (BPS) Banyuwangi, Tri Erwandi berdasarkan data hasil survei BPS, tingkat pengangguran di Banyuwangi saat ini menjadi 5,34 persen atau mengalami kenaikan sebanyak 1,26 persen bila dibandingkan tahun 2019 yang mencapai 4,08 persen. 

Baca Juga : HIPMI Tulungagung Sambut Baik Vaksin Covid-19 Mandiri, Ini Harapan Pengusaha

Apabila dilihat secara angka riil, lanjutnya jumlah pengangguran pada tahun 2019 lalu sebanyak 37.054 ribu jiwa. Sementara pada tahun 2020 jumlah angka pengangguran meningkat menjadi 49.252 ribu jiwa. 

"Hal ini terpengaruh oleh kondisi pandemi yang kurang lebih selama satu tahun ini cukup terasa dengan berbagai aktivitas yang ada pembatasan seperti tempat belanja, pertokoan dan lain sebagainya," ujar Tri. 

Selanjutnya dia menuturkan meskipun mengalami kenaikan, angka pengangguran di Kabupaten Banyuwangi masih jauh di bawah level nasional dan di bawah Jawa Timur.

"Yang jelas kita termasuk yang moderat, artinya di level nasional maupun provinsi masih di bawahnya," tandasnya. 

Lebih lanjut dia menambahkan, selain angka pengangguran, pertumbuhan ekonomi di Banyuwangi diprediksi juga mengalami penurunan. Hal tersebut disebabkan karena omzet lapangan usaha dari berbagai kegiatan ekonomi banyak yang drop akibat dampak pandemi Covid 19. 

Baca Juga : Resmi Dilantik, Gubernur Jatim Minta Bupati Rini Gerak Cepat

"Pertumbuhan ekonomi tidak biasa, ini masih diprediksi belum angka tetap karena masih direcord. Jadi diperkirakan minus sekitar 4 persen (tahun 2020) yang apabila dibandingkan tahun kemarin (2019) cenderung naik sampai 5,55 persen," tandasnya.

 

 


Topik

Ekonomi, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette