Wabup Lumajang Kunjungi Muadzin Tuna Netra Di Desa Karanglo Kunir

Editor

A Yahya

17 - Feb - 2021, 10:03

Bunda Indah ketika menyerahkan bantuan kepada rumah tidak layak huni di Kecamatan Kunir (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)


LUMAJANGTIMES - Ketika menyerahkan bantuan dari BAZNAS Lumajang untuk bedah rumah warga di desa Karanglo Kecamatan Kunir, Wakil Bupati Lumajang Ir. Hj. Indah Amperawati juga menyempatkan diri mengunjungi kediaman Wahab, seorang muadzin tuna netra di Masjid Al Barokah.

Dalam kesempatan ini, Wabup Lumajang menilai walau pun memiliki kekurangan, namun Wahab memiliki peran dan manfaat yang sangat besar untuk karena sehari-hari mengumandangkan panggilan sholat di masjid tersebut untuk masyarakat sekitarnya.

Baca Juga : Ungkap Belasan Kasus Dalam Sepekan, Cak Thoriq Beri Kejutan Kapolres Lumajang

"Ya beliau itu walaupun tuna netra sehari-hari mengumandangkan panggilan sholat untuk warga sekitar. Jadi beliau ini sangat berjasa untuk masyarakat disini," kata Wabup Lumajang, selasa sore (16/2) kemarin. 

Selain mengunjungi kediaman Wahab, Bunda Indah, panggilan akrabnya, juga menyerahkan bantuan rehab rumah untuk dua warga, yang rumahnya kurang layak huni.

Bantuan untuk rehab rumah ini berasal dari BAZNAS Lumajang untuk keluarga Khoirul Anam, warga Dusun Sumberpudak Desa Karanglo dan Juli Iswantoro warga Dusun Karangpanas Desa Sukorejo, Kunir.

Bunda Indah menjelaskan bahwa Pemkab Lumajang bersama Baznas terus berupaya menyelesaikan permasalahan masyarakat. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi para penerima.

"Ini dibantu dari Baznas sejumlah 10 juta untuk membenahi rumah, nanti untuk pembenahannya dibantu tetangga nggeh, semoga bermanfaat," ujarnya.

Baca Juga : Diduga Depresi Usahanya Bangkrut, Seorang Kakek Nekat Akhiri Hidupnya Dengan Plastik

Sementara itu, H. Atok Hasan Sanusi Ketua BAZNAS Lumajang mengatakan,   bantuan bedah rumah dari Program Lumajang Peduli Baznas Lumajang merupakan program untuk mendukung Pemkab Lumajang dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan masyarakat melalui pengelolaan dana zakat.

"Untuk hal yang bersifat darurat, kami akan  segera menyalurkan bantuan kepada yang membutuhkan," kata Atok Hasan Sanusi.

Dijelaskan Atok, bantuan sebesar 10 juta tersebut merupakan stimulan, yang diharapkan juga mendapatkan pasrtisipasi masyarakat sekitar.


Topik

Pemerintahan, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette