Ada Dugaan Produksi Batako Berbahan Limbah B3, DLH Kabupaten Tulungagung Angkat Bicara

08 - Feb - 2021, 11:18

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tulungagung, Santoso (Foto: Istimewa / TulungagungTIMES)


TULUNGAGUNGTIMES - Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tulungagung angkat bicara terkait dugaan adanya pembuangan limbah bahan beracun dan berbahaya (B3) di perusahaan batako di Desa Ngujang. Dalam rilisnya, kepala DLH, Santoso mengatakan 
menyerahkan sepenuhnya proses dugaan pembuangan limbah logam berat itu ke pihak terkait.

Santoso lantas mengatakan, tempat pembuatan batako yang dikabarkan berada di Desa Ngujang itu bukan pabrik, melainkan hanya gedung saja.

Baca Juga : Pria di Sanankulon Blitar Tewas Kesetrum Saat Cari Ikan di Sungai

"Ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan di antaranya, keberadaan gedung (itu) bukan pabrik. (Faktanya) sampai detik ini belum ada izin," kata Santoso, Senin (08/02/2021) melalui pesan WhatsApp.

Pihak DLH mengaku telah mendapat laporan dari Kepala Desa Ngujang Kecamatan Kedungwaru dan langsung merespon dengan berkirim surat pada Tim Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara (Jabalnusra) di Surabaya.

"Tim Gakkum dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tulungagung didampingi dengan Polsek Kedungwaru, camat Kedungwaru, satpol PP, Pemdes Boro dan Ngujang sudah ke lokasi," ujarnya.

Menurut Santoso, atas aduan itu telah dilakukan verifikasi lapangan dan telah diambil 6 sample yang diduga limbah B3.

"(Hasilnya) akan dikirimkan ke laboratorium di Cilengsi Bogor untuk uji TCLP (Toxicity Characteristic Leaching Procedure)," ungkapnya.

Selain itu, Santoso memastikan Gakkum KLHK juga sudah menghentikan aktivitas terkait B3 dengan memberikan PPLH line di lokasi.

Baca Juga : Limbah Pabrik PT Bonindo Cemari Sumur dan Sawah Warga

"Prosesnya masih berjalan sambil menunggu hasil uji lab dan akan ditindaklanjuti proses berikutnya oleh gakkum," tambahnya.

Karena memerlukan proses, tidak bisa serta merta hasil penelitian hingga uji laboratorium ini bisa diumumkan secara cepat.

"Harap bersabar, proses masih berjalan," jelasnya.

Diduga di Desa Ngujang ada perusahaan batako nenggunakan bahan bottom ash fly ash atau jenis logam berat yang berbahaya bagi lingkungan. 
 


Topik

Peristiwa, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette