Terkuak, Ayah 1 Keluarga yang Tewas di Blitar Punya Riwayat Gangguan Psikologis
Reporter
Aunur Rofiq
Editor
Pipit Anggraeni
31 - Jan - 2021, 06:13
BLITARTIMES - Polisi mengungkap fakta baru terkait kematian tragis 1 keluarga di Desa Sumberjo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar. Korban Suyani (55) dan ke-2 anaknya Nanda (19) dan Samuel (9) ditemukan tewas mengenaskan.
Informasi yang diterima BLITARTIMES dari kepolisian, diketahui Suyani memiliki riwayat sakit dan sempat dirawat di rumah sakit. Menurut keterangan saksi, selain riwayat sakit sang ayah juga memiliki riwayat gangguan psikologis. Hal ini diketahui karena korban sempat menjalani konsultasi ke psikolog.
Baca Juga : Hadirkan Produk Lokal Susu dan Kopi Songgoriti, Kebunmu Cafe Jadi Tempat Pas Berkumpul Keluarga
“Belum ada informasi yang menyebutkan korban memiliki musuh. Tapi dari saksi diperoleh keterangan jika Suyani ini sempat konsultasi ke psikolog. Nanti kita akan cek rekam medisnya," ungkap Kapolres Blitar, AKBP Leonard M Sinambela, Minggu (31/1/2021).
Leonard menambahkan, polisi juga menemukan fakta lain yang diperoleh dari keterangan kerabat korban. Kerabat korban menyampaikan jika Suyani pernah bercerita bahwa dirinya akan segera meninggal dunia. Suyani juga sempat menitipkan anak-anaknya kepada kerabatnya jika suatu saat ia meninggal.
“Suyani pernah bilang ke kerabatnya, bahwa dia akan segera meninggal dunia, ini disampaikan korban pada bulan lalu. Dia bilang jika nanti meninggal akan menitipkan kedua anaknya. Tidak disangka bahwa pernyataan Suyani itu serius. Saat itu kerabatnya hanya menyarankan agar Suyani rajin ke gereja untuk beribadah dan ucapannya dianggap sebagai angin lalu," terangnya.
Keterangan yang diperoleh dari Kepala Desa Sumberjo, Tugas Miguno, Suyani dikenal sebagai sosok pendiam namun ramah kepada tetangganya. Namun belakangan pria yang sehari-hari bekerja sebagai petani itu mengalami rasa ketakutan yang berlebihan.
Baca Juga : Masih Jadi Teka-Teki, Polisi Belum Ketahui Penyebab Kematian 1 Keluarga di Blitar
“Orangnya pendiam tapi ramah. Belakangan ada tetangga dekatnya yang meninggal akibat gantung diri dan korban merasa ketakutan,” pungkas Tugas.
