Terima Vaksin Pertama, Bupati Trenggalek Ajak Warga Jangan Takut Divaksin
Reporter
Ganez Radisa Yuniansyah
Editor
Pipit Anggraeni
30 - Jan - 2021, 12:52
TRENGGALEKTIMES - Vaksinasi Covid-19 tahap pertama di Kabupaten Trenggalek resmi dimulai. Bertempat di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin jadi orang pertama di Trenggalek yang disuntik vaksin Corona Sinovac.
Selain Bupati, vaksinasi tahap pertama di Trenggalek juga di berikan kepada seluruh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, tokoh agama hingga perwakilan masyarakat.
Baca Juga : Viral Video Anak-Anak Afrika Nangis Kejer saat Satgas TNI Pamit Pulang ke Indonesia
"Vaksinasi Covid-19 telah dimulai, saya menjadi yang pertama kali untuk memulai vaksinasi. Insya Allah ini menjadi salah satu upaya untuk dapat menekan lonjakan kasus Covid-19 di Trenggalek, ucap Arifin saat akan di suntik vaksin, Jumat (29/01/2021).
Arifin juga menjelaskan bahwa vaksin yang dikembangkan oleh Sinovac ini sudah jalani berbagai uji klinis oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan sudah dinyatakan halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).
"Warga Trenggalek, jangan ragu untuk terima vaksin. Vaksin ini aman, sudah kantongi izin emergency use dari BPOM dan sudah dinyatakan halal oleh MUI. Jangan percaya berita hoax terkait efek vaksin yang beredar, nyatanya saya tidak merasakan apa-apa," paparnya.
Ditempat yang sama, Saeroni selaku Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana menerangkan bahwa Vaksin Covid yang disuntikkan ini merupakan virus yang sudah dilemahkan.
"Selain di Pendapa, untuk hari ini seluruh faskes juga lakukan proses pencanangan vaksinasi kepada semua nakes yang ada," jelas mantan Direktur RSUD Dr. Soedomo Trenggalek ini.
Baca Juga : Bersatu Tebar Kebaikan, Pengurus Baru DPTD PKS Kota Malang Sambangi Kantor MalangTIMES
Menurut Saeroni, ada 4 tahap yang harus dilalui sebelum seseorang itu mendapatkan vaksin. Pertama pendaftaran, ke-2 skrining, ke-3 proses vaksinasi dan terakhir pencatatan.
"Dalam prosesnya, ditargetkan sebanyak 2.759 sasaran sesuai data dari Provinsi Jatim dan setiap orang akan divaksin dua kali atau dua kali dosis dengan jeda waktu 14 hari. Jadi semua yang di vaksin hari ini, akan divaksin lagi dua Minggu mendatang," pungkasnya.
